Pengaruh Refresh Rate Terhadap Baterai HP, Semakin Tinggi Makin Boros?
- Dok. Samsung
Menurut penelitian yang dilakukan oleh XDA Developers, perangkat dengan layar 120Hz bisa menghabiskan sekitar 20-30% lebih banyak daya dibandingkan dengan perangkat yang hanya memiliki refresh rate 60Hz, tergantung pada bagaimana aplikasi dan konten ditampilkan.
Mengelola Refresh Rate untuk Menghemat Baterai
Meski refresh rate tinggi menawarkan pengalaman visual yang lebih baik, penting untuk mengelola pengaturan ini agar baterai tidak cepat habis. Beberapa smartphone kini menawarkan mode adaptif yang secara otomatis menyesuaikan refresh rate layar berdasarkan jenis penggunaan. Misalnya, layar dapat beroperasi pada 60Hz saat membaca teks atau menjelajah web, dan meningkat menjadi 120Hz saat bermain game atau menonton video.
Bagi Anda yang ingin menghemat baterai lebih banyak, ada beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Aktifkan mode adaptif: Mode ini akan menyesuaikan refresh rate secara otomatis untuk penggunaan yang lebih efisien.
- Pilih 60Hz untuk penggunaan sehari-hari: Untuk tugas-tugas ringan, seperti browsing atau mengetik, setel refresh rate ke 60Hz.
- Nonaktifkan refresh rate tinggi saat tidak diperlukan: Matikan refresh rate tinggi pada aplikasi yang tidak memanfaatkannya secara maksimal.
Secara keseluruhan, refresh rate yang lebih tinggi memang membawa keuntungan dalam hal visual dan responsivitas, namun ada biaya yang harus dibayar dalam bentuk konsumsi baterai yang lebih tinggi. Untuk mengoptimalkan penggunaan daya, pengguna dapat memilih mode adaptif atau menyesuaikan pengaturan refresh rate sesuai kebutuhan.Â