Blibli.com Siap Jual Produk Lokal, Ada Syaratnya

CEO Blibli, Kusumo Martanto
Sumber :
  • VIVA.co.id/Agus Tri Haryanto

VIVA – Pemerintah berencana akan menerapkan kebijakan menjual produk lokal lebih banyak dibandingkan produk impor pada sektor e-commerce.

img_title Telkomsel Ajak UKM Lokal Makin Canggih dengan AI di Digital Creative Entrepreneurs (DCE) Summit 2025

Menurut Kusumo Martanto, CEO Blibli.com, rencana tersebut bisa diterapkan asal semua pihak yang terlibat benar-benar siap melakukannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia tak menampik kalau sampai sekarang beberapa pengusaha UKM yang menjadi mitra bisnisnya masih kewalahan jika harus memproduksi lebih banyak produk.

img_title Spotlight Indonesia 2023, Membuka Panggung untuk UKM Fashion

"Kita perlu semua stakeholder siap. Misalkan platform dan produsennya siap. Kami juga banyak rekanan UKM, tapi ya itu tadi, masih banyak yang belum siap pada saat penjualannya naik. Bingung produksi gimana, modalnya dari mana," keluhnya kepada VIVA, Kamis, 1 Februari 2018.

Menurut Kusumo, persiapan untuk memproduksi menjadi modal awal bisa menyukseskan rencana pemerintah tersebut. Pilihan mengimpor juga terjadi karena jarang, atau bahkan, tidak ada jenis barang tersebut di Indonesia.

img_title Buka Inacraft 2023, Jokowi Sumringah Banyak Anak Muda

Ia kemudian mencontohkan kebanyakan produk ponsel berasal dari perusahaan asing, sedangkan dari dalam negeri hanya beberapa produk saja.

"Kalau bisa lokal dan lokal ada, kenapa tidak? Yang kami takutkan dan pemerintah juga concern, ya, kalau yang e-commerce impor langsung semua barang dari luar. Tapi nggak ngurusin produk-produk lokal. Mengerikan itu," tutur dia.

Bangun ekosistem

Kusumo menjelaskan kalau membangun ekosistem e-commerce tidak bisa dibatasi hanya pada satu hal saja namun bisa lebih fleksibel tergantung pada kebutuhan pasar.

Ia mengatakan, e-commerce besar seperti Alibaba dan Amazon, tidak hanya membuka warehouse (pabrik) dan logistik, tapi lebih dari itu. Keduanya bahkan sudah masuk ke sub sektor lainnya. 

"Kita lihat apa yang cocok untuk ekosistem di Indonesia. Membangun ekosistem itu bukan berarti kita harus membangun sendiri. Tapi kita bisa juga menempel atau kerja sama supaya ekosistemnya jadi," jelas Kusumo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun setuju dan dengan tegas mengatakan bahwa kebutuhan masyarakat Indonesia harus diutamakan, sebab banyak sektor yang bisa digarap oleh e-commerce lokal.

Lalu, dari sisi pembayaran, pengiriman hingga teknologi, Kusumo mencontohkan perusahaannya saat ini dalam proses bekerjasama dengan Indonesia Flight untuk memperluas pada wilayah online travel.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut