Sistem Ojek Online Belum Aman, Tuyul Bebas Gentayangan

Aksi unjuk rasa ojek online.
Sumber :
  • REUTERS/Darren Whiteside

VIVA – Aplikasi order fiktif atau fake GPS ternyata mengubah perantara antara hardware GPS dengan aplikasi penyedia layanan transportasi online.

img_title Terpopuler: Joki Tong Setan Bakar 'Tuyul', Remaja Putri Bunuh Ayah Sendiri

Biasanya perantara tersebut adalah API (Application Programming Interface/pemrograman aplikasi antarmuka), namun diganti dengan aplikasi GPS bohongan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, kadang-kadang tidak bisa langsung mengambil data hardware. Ada API sebagai perantara. Mengubah dari hardware menjadi data software. Data GPS dari API ke aplikasi ini diakali. Dimatikan sama oknum mitra lalu ditimpa sama aplikasi fake GPS," kata pengamat keamanan siber Pratama Persadha kepada VIVA, Selasa malam, 5 Juni 2018.

img_title Sederet Fakta Tragis Joki Tong Setan Tega Bakar 'Tuyul' Rumah Hantu di Jaktim

Ia juga menyatakan apa yang dilakukan oleh perusahaan transportasi online untuk memerangi para driver curang ini belum maksimal. Adanya order fiktif dan tuyul karena sistem yang ada belum terjamin keamanannya.

"Harusnya mereka (perusahaan) sadar bahwa mereka harus membuat suatu sistem yang tidak bisa dibobol oleh kecurangan oknum driver. Ini kan enggak secure. Jadi, bisa diakali dengan fake GPS," jelasnya.

img_title Perkara Utang Rp 70 Ribu Buat Joki Tong Setan Bakar 'Tuyul Rumah Hantu'

Ia menuturkan penyedia layanan bisa juga untuk menghindari aplikasi fake GPS dengan transfer langsung data dari hardware GPS ke aplikasi transportasi online. Ini dilakukan beberapa perusahaan di luar negeri seperti pembuat game Pokemon Go yang melakukan hal tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menyediakan teknologi transfer langsung, Pratama juga ingin para perusahaan transportasi online menggunakan teknologi enkripsi data mereka. Jadi tidak sembarang pihak bisa masuk ke sistem.

"Proses bisa dienkripsi kuncinya tepat. Ada aplikasi lain tidak bisa membaca, dan yang terbaca di aplikasi real driver (bukan driver yang curang)," tuturnya. (ann)

Eks Menpora sekaligus pakar telematika Roy Suryo

Dipolisikan Eggi Sudjana dan Damai Hari, Roy Suryo Santai: Kita Kehilangan 2 Tuyul

Pakar telematika Roy Suryo, angkat bicara soal pelaporan terhadap dirinya oleh Eggi Sudjana, dan Damai Hari Lubis. Alih-alih khawatir, Roy justru merespons dengan santai.

img_title
VIVA.co.id
27 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut