Saingan Banyak, E-Commerce Harus Putar Otak untuk Bertahan

Ilustrasi startup.
Sumber :
  • Stanford Graduate School of Business - Stanford University

VIVA – Perubahan pola konsumsi digital selama pandemi Virus Corona COVID-19 akan menghasilkan perubahan baru pada perekonomian Indonesia, terutama dalam ekonomi digital, yakni mempercepat transformasi ekonomi Indonesia.

img_title Ekspansi ke Thailand, AHA Commerce Bawa Model Pengelolaan E-Commerce RI ke Pasar Asia Tenggara

Melihat hal tersebut, infrastruktur digital akan terus menjadi dukungan utama bagi sebagian besar kegiatan produktif di masyarakat. Platform e-commerce Hotelmurah.com, misalnya, membidik segmen anak muda atau milenial yang doyan traveling sebagai target pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu sebagai strategi perusahaan untuk memasuki prakondisi menuju adaptasi kenormalan baru atau new normal. Kepala Eksekutif Hotelmurah, R Ari Sudradjat mengatakan, meski masih dalam kondisi COVID-19, namun dirinya punya keyakinan bisnis hospitality akan berkembang pascapandemi.

img_title Penerapan Pajak E-Commerce Berpeluang Kembali Ditunda, Purbaya Ungkap Alasannya

Dipakai kapan saja

Apalagi saat ini industri pariwisata merupakan salah satu sektor yang terkena dampak Corona. Ia pun mengaku memiliki strategi penjualan voucher hotel yang bisa dibeli sekarang dengan harga sangat murah, namun bisa digunakan untuk menginap kapan saja sampai tahun depan.

img_title Pajak E-Commerce Ditunda, DJP Buka Suara soal Pedagang yang Terlanjur Bayar

"Misalnya, hotel yang biasanya bertarif Rp700 ribu, dijual hanya Rp400 ribu. Itu bisa dipakai bebas kapan saja. Meski harus saya akui target tahun ini hanya tercapai 70 persen dari yang diharapkan,” katanya, dalam konferensi pers virtual, Kamis, 2 Juli 2020.

Ari melanjutkan, Hotelmurah juga menyediakan layanan tiket pesawat terbang, tiket kereta api, pulsa, paket data, hingga pembayaran listrik. Hal ini karena banyaknya permintaan dari konsumen.

Ilustrasi tagian listrik PLN membengkak.

"Untuk bersaing dengan pemain e-commerce lainnya, strategi yang kami jalankan adalah memberikan harga terbaik, pengalaman memesan yang mudah, serta dukungan customer service yang baik,” ungkap dia.

Selain penginapan, e-commerce yang sudah beroperasi sejak akhir 2017 ini mempunyai satu strategi andalan lainnya, yakni program diskon dan cashback sebesar Rp1 juta – diskon langsung Rp500 ribu dan sisanya cashback – untuk tagihan listrik dengan nominal Rp20 juta.

"Jadi, jika tagihan listrik pengguna capai Rp20 juta, maka yang dibayarkan cukup Rp19,5 juta, ditambah lagi dengan cashback Rp500 ribu," papar Ari. Cara bayarnya pun sangat mudah. Cukup masukkan ID pelanggan listrik, lihat tagihan, lalu saat akan membayar masukkan kode promo melalui aplikasi ataupun situs Hotelmurah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengembangan program ini, menurut Ari, bertujuan membantu pelanggan listrik yang mengalami kenaikan tagihan akibat pandemi COVID-19. Terlebih, pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) membuat banyak orang beraktivitas di rumah, sehingga tagihan listrik membengkak.

"Selain cashback dan diskon, benefit utama dari program ini adalah pembayaran dilakukan secara online, sehingga lebih aman. Adapun periode progam ini berlangsung sejak sejak 15 Juni hingga 1 Sptember 2020,” jelas Ari.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman

Menteri Maman: Implementasi Diskon 50 Persen Biaya E-Commerce Bagi UMK Tunggu Jadwal Integrasi

Maman mengatakan, implementasi diskon 50 persen biaya layanan e-commerce bagi usaha mikro dan kecil (UMK) yang menjual produk dalam negeri, telah mencapai 95 persen.

img_title
VIVA.co.id
27 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut