Zalora Pun Dijual?

Zalora Shop di Kota Kasablanka
Sumber :
  • VIVAnews/Riska Herliafifah

VIVA.co.id – Baru saja mendapatkan investasi miliaran dolar dari Alibaba untuk Lazada, salah satu startup Rocket Internet malah dikabarkan akan dijual. Startup itu adalah Zalora, situs e-commerce yang fokus menjual produk-produk fashion.

img_title Ekspansi ke Thailand, AHA Commerce Bawa Model Pengelolaan E-Commerce RI ke Pasar Asia Tenggara

Kabar ini datang dari situs TechCrunch. Menurut penutusan sumber TechCrunch di Rocket Internet, Zalora ternyata belum bisa memberikan profit sampai saat ini. Namun rumor penjualan Zalora hanya mencakup yang ada di dua negara saja, Thailand dan Vietnam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Zalora memantapkan bisnisnya di Thailand dan Vietnam dan telah meningkat. Saat ini sedang dalam proses menjual keduanya," ujar sumber Rocket Internet, seperti dikutip dari TechCrunch, Jumat, 15 April 2016.

img_title Penerapan Pajak E-Commerce Berpeluang Kembali Ditunda, Purbaya Ungkap Alasannya

Sayangnya, saat dikonfirmasi situs tersebut, pihak Zalora menolak untuk berkomentar.

Diketahui, menurut laporan keuangan Rocket Internet, pendapatan Zalora naik 78 persen menjadi US$234 juta di 2015. Namun total kerugiannya juga meningkat 36 persen, atau sampai US$105 juta. Memang tidak besar seperti Lazada namun cadangan kas Zalora pun tidak bisa dihindari mengalami penipisan.

img_title Pajak E-Commerce Ditunda, DJP Buka Suara soal Pedagang yang Terlanjur Bayar

Menurut sumber TechCrunch juga, sudah ada konglomerat lokal yang mau membeli Zalora Thailand dengan harga US$10 juta. Sayangnya belum ada satupun pihak Rocker Internet maupun Zalora yang memberikan klarifikasi terkait isu ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rocket Internet memang sangat getol berbisnis di Asia Tenggara. Wilayah yang dihuni 550 juta orang ini bisa dikuasai tanpa harus berkompetisi dengan Amazon atau eBay, yang notabene merupakan e-Commerce terbesar di dunia.

Zalora sendiri telah berdiri di 11 negara Asia Pasifik, termasuk Indonesia, Taiwan dan Australia.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman

Menteri Maman: Implementasi Diskon 50 Persen Biaya E-Commerce Bagi UMK Tunggu Jadwal Integrasi

Maman mengatakan, implementasi diskon 50 persen biaya layanan e-commerce bagi usaha mikro dan kecil (UMK) yang menjual produk dalam negeri, telah mencapai 95 persen.

img_title
VIVA.co.id
27 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut