Lima Strategi Jitu Merintis Usaha Online

Usaha online
Sumber :

VIVA.co.id – Kemajuan teknologi menciptakan banyak tren baru di kalangan masyarakat. Salah satunya, wirausahawan atau entrepreneur digital. Kalau zaman dulu wirausahawan identik dengan buka toko atau pabrik sendiri, maka zaman sekarang siapa pun bisa mulai menjadi pengusaha hanya dengan berbekal internet saja.

Meskipun terdengar mudah untuk memulainya, pengusaha bisnis online tetap saja tidak bisa menjamin kesuksesan seseorang dengan mudah. Tetap perlu ada beberapa strategi yang perlu kamu terapkan. Simak beberapa strategi tersebut di bawah ini:

1. Sebaiknya rintis bisnis yang sesuai minat kamu

Salah satu kunci utama untuk sukses dalam berbisnis adalah menyesuaikannya dengan minat atau passion yang kamu miliki. Memulai suatu bisnis tidaklah mudah.

Kamu akan banyak menemui rintangan dan jatuh bangun sepanjang perjalanan bisnis kamu. Kalau kamu pada dasarnya tidak punya minat dengan bisnis, maka kamu akan mudah jatuh saat menemui rintangan tersebut.

2. Pakai media sosial

Jangan lupa untuk memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lainnya. Media sosial juga merupakan salah satu cara terbaik untuk berkomunikasi sekaligus menggapai calon-calon konsumen bisnis online.

Kamu juga bisa meminta bantuan teman-teman dan keluarga untuk menyebarkan bisnis online kamu di media sosial.

Cara UP Ubah Nasib Bangsa, Salah Satunya 'Cetak' Pengusaha Muda

3. Periksa potensi pasar

Cobalah lakukan riset kecil-kecilan, apakah produk atau jasa yang ditawarkan secara online memiliki peminatnya. Jika barang atau jasa tergolong sesuatu yang baru atau belum pernah ada, bisa iseng bertanya ke teman-teman mengenai pendapat mereka.

Top Karir Sediakan Sertifikasi Keahlian untuk Milenial

Kalau tanggapannya positif, artinya kamu baru saja menciptakan potensi pasar yang baru. Kamu juga bisa memeriksa di media sosial untuk menemukan potensi pasar.

4. Siapkan perencanaan keuangan sederhana

Lihat Potensi Kreatif, E-Commers Ini Dukung Wirausaha Muda Yogyakarta

Tidak perlu membuat rencana bisnis yang detil. Cukup buat perkiraan sederhana mengenai modal usaha yang dikeluarkan, biaya rutin bulanan, dan perkiraan pemasukan ke depannya.

Dengan begini, kamu punya bayangan kapan bisnis online bisa balik modal. Bagi yang punya rencana melepas pekerjaan kantor untuk full-time di bisnis online, perencanaan keuangan sederhana ini bisa menjadi gambaran untuk mencari tahu kapan kamu bisa menanggalkan pekerjaan kantor.

5. Kumpulkan modal usaha

Memulai bisnis online juga tidak berarti gratis. Kamu memerlukan perangkat teknologi seperti komputer, laptop, smartphone, dan juga koneksi internet. Selain itu, perlu membayar biaya hosting dan domain kalau membuat situs sendiri.

Kalau memanfaatkan situs marketplace, maka perlu periksa juga mengenai biaya yang mereka berlakukan bagi pelaku usaha online.

Jika membutuhkan modal usaha untuk merintis bisnis online, mulai menabung dengan menghemat  pengeluaran sehari-hari. Selain itu, bisa memanfaatkan fasilitas kredit tanpa agunan (KTA).

Gunakan situs perbandingan produk keuangan popular seperti HaloMoney.co.id untuk mempermudah melakukannya.

(ren)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya