UGM Peroleh Predikat Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi
- U-Report
“Ekspektasi presiden tentang reformasi birokrasi adalah birokrasi yang berdaya saing, birokrasi yang menciptakan hasil, birokrasi yang lincah dan agile, serta birokrasi yang making delivered,” terangnya.
Sementara itu Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan, Dr. Erwan Agus Purwanto, M.Si., menerangkan bahwa pembangunan zona integritas merupakan suatu kebutuhan yang harus segera dilaksanakan dalam rangka meningkatkan percepatan reformasi birokrasi.
Evaluasi dilakukan tidak hanya untuk menilai upaya perbaikan tata kelola internal, melainkan juga dampak atau hasil perubahan yang dirasakan masyarakat maupun pemangku kepentingan lainnya.
“Predikat ini bukan sebagai kompetisi namun kami ingin menjamin unit kerja yang ditetapkan WBK dan WBBM benar-benar dapat berperan sebagai role model,” kata Erwan.
Pada kesempatan ini ia juga memberikan apresiasi terhadap pimpinan institusi yang telah mendukung upaya percepatan reformasi birokrasi melalui pembangunan zona integritas. Acara penganugerahan ini pun diharapkan dapat menjadi pemicu untuk melakukan perubahan-perubahan konkret bagi masyarakat yang lebih besar.
Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Selo., S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., menyatakan rasa senang dan bangga atas apresiasi yang telah diraih tersebut. Menurut Selo berbagai program yang mengarah ke predikat ZI-WBK secara terus menerus telah dilakukan FT UGM.
“ Predikat ZI-WBK 2021 ini merupakan pengakuan eksternal yang sangat penting dalam memotivasi Sivitas FT utk terus menguatkan program terkait dengan ZI-WBK,”papar Selo. (ant)