Dzikir Sebelum Tidur, Amalan Sunnah yang Bikin Tidur Jadi Tenang
- Pixabay/ Hamsan
Artinya: “Merapatkan kedua telapak tangan, kemudian ditiup dan dibacakan surah Al-Ikhlas (Qul huwallahu ahad), surah Al-Falaq (Qul a;uudzu birabbil-falaq), dan surah An-Naas (Qul a’uudzu birabbin-naas). Lalu, dengan kedua telapak tangan itu, bagian tubuh yang dapat dijangkau diusap. Mulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan.” (HR. Bukhari, Muslim, Malik, Abu Daud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan An-Nasa’i) [dibaca 3x].
2. Membaca Ayat Kursi
Allaahu laa ‘ilaaha illaa huwal-hayyul-qayyum. Laa ta’khudzuhuu sinatuw-wa laa nauum. Lahuu maa fis-samaawati wa maa fil-’ardhi man dzal-ladzii yasy-fa’u ‘indahu ‘illaa bi-’idz-nihi ya ‘lamu maa bayna ‘aidiihim wa maa khalfahum wa laa yuhiithuuna bi-syai-’in min ‘ilmihii ‘illa bimaa syaa’. Wasi’a kursiyyuhus-samawati wal-’ardha wa laa ya-’uuduhuu hifzuhuma wa huwal-’aliyyul-’azhiim.
Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah), kecuali Dia yang hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi.
Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah megetahui segala sesuatu yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka.
Mereka pun tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Mahatinggi lagi Mahabesar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 255) (Hr. Bukhari).
3. Membaca dua ayat terakhir surat Al Baqarah
?manar-ras?lu bim? unzila ilaihi mir rabbih? wal-mu`min?n, kullun ?mana bill?hi wa mal?`ikatih? wa kutubih? wa rusulih, l? nufarriqu baina a?adim mir rusulih, wa q?l? sami'n? wa a?a'n? gufr?naka rabban? wa ilaikal-ma??r. l? yukallifull?hu nafsan ill? wus'ah?, lah? m? kasabat wa 'alaih? maktasabat, rabban? l? tu`?khi?n? in nas?n? au akh?a`n?, rabban? wa l? ta?mil 'alain? i?rang kam? ?amaltah? 'alalla??na ming qablin?, rabban? wa l? tu?ammiln? m? l? ??qata lan? bih, wa'fu 'ann?, wagfir lan?, war-?amn?, anta maul?n? fan?urn? 'alal-qaumil-k?fir?n