Kenali Hak dan Tanggung Jawab di Ruang Digital

Ilustrasi digital.
Sumber :
  • Freepik

Sedangkan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Jhonny G. Plate dalam kesempatan itu menjelaskan jika Kementrian yang dipimpinnya juga fokus memberikan literasi digital kepada kelompok pendidikan.

img_title Soal Deklarasi Sumpah Pemuda, Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf

“Sejak dilaksanakan pada tahun 2017, program literasi digital telah menjangkau lebih dari 12,6 juta masyarakat, setidaknya di tahun 2022 ini akan diberikan pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta masyarakat. Kementrian Kominfo juga akan berfokus memberikan literasi digital kepada kelompok pendidikan. Para peserta akan diberikan pelatihan literasi berdasarkan pada empat pilar,” jelas Menkominfo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk webinar Sektor Pendidikan Wilayah Sumatera di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan ini, tampil sebagai narasumber pertama Kepala Kantor Kemenag Sumatera Selatan, DR Syafitri Irwan yang membawakan materi Budaya Digital. Ia menjelaskan jika bermedia sosial harus juga beretika, memiliki tata krama dan berakhlak, karena dalam dunia digital terhubung dan terkoneksi dengan seluruh dunia yang tidak terbatasi oleh wilayah.

img_title Sentra Layanan Mikro di Jakarta Bakal Diperluas, Pedagang Kecil Jadi Sasaran Utama

“Nilai-nilai yang harus kita tampilkan adalah etika yang baik yang harus kita jaga dan kita perhatikan. Cerminkanlah bahwa masyarakat indonesia adalah netizen yang berkomentar baik. Segala aktivitas digital pastinya menggunakan etika dalam bermedia digital, maka dari itu berhati-hatilah dalam mengirim pesan dan bertutur sopan di dalam media sosial,” ujar DR Syafitri Irwan.

Untuk narasumber kedua yakni DR Muhammad Ali, yang merupakan Kabid Pendidikan Madrasah Kemenag Sumatera Selatan, yang membawakan materi Etika Digital. Di mana ia memaparkan jika saat ini diperlukan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan zaman dari para siswa yang merupakan generasi Z sehingga para pengajar tidak dianggap sebagai barang antik.

img_title Jangan Sampai Jadi Korban Penipuan! Ini Web dan Media Sosial Resmi Pantau Informasi Bansos Digital

“Madrasah Insyaallah akan saya bangun ruang, di mana ruang itu akan saya manfaatkan sebagai ruang pembelajaran yang efektif, contoh jika seorang siswa yang tidak dapat ke sekolah dengan alasan sakit maka mereka akan bisa tetap hadir walaupun menggunakan jaringan sehingga absensi mereka tetap aman dan materi yang mereka dapatkan tidak akan pernah terputus,” jelasnya.

Sedangkan pemateri terakhir yakni Anang Dwi Santoso yang merupakan seorang dosen di Universitas Sriwijaya. Ia tampil membawakan materi Keamanan Digital. Ia mengungkapkan jika keamanan digital merupakan proses untuk memastikan penggunaan layanan digital dapat dilakukan secara aman dan terlindungi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut