Menilik Pengolahan Air Limbah di Jakarta
Jika tempat tinggal kita / tempat kerja kita sudah dilalui jaringan perpipaan air limbah, kita dapat menyambungkan dan membuang air limbah kita baik air limbah kakus (blackwater) maupun air limbah non kakus (greywater) yang berasal dari cucian, dapur,dan sebagainya ke jaringan perpipaan tersebut untuk dialirkan ke IPAL tanpa perlu bergantung pada tangki septik lagi dan tidak memerlukan penyedotan air limbah lagi. Berdasarkan Master Plan Tahun 2012, diproyeksikan mayoritas wilayah di DKI Jakarta akan menggunakan sistem terpusat dengan jaringan perpipaan air limbah pada tahun 2050.
“Melalui Perumda Paljaya, Pemprov. DKI Jakarta berupaya menghadirkan layanan pengelolaan air limbah yang seluas-luasnya bagi masyarakat Jakarta. Hal tersebut yang menjadikan motivasi kami untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang lebih baik untuk mewujudkan Kota Jakarta yang sehat melalui Sanitasi yang Aman” ujar Dirut Perumda Paljaya Aris Supriyanto dalam keterangannya yang diterima VIVA, Jakarta, Senin (26/9).
Dalam melaksanakan tugas tersebut Perumda Paljaya juga bekerja sama dengan berbagai stakeholder terutama untuk mendukung pemenuhan target Standar Pelayanan Minimal yang diamanatkan oleh PP No. 2 Tahun 2018.
"Lebih jauh lagi, kedepannya Paljaya juga mentargetkan agar hasil olahan dari air limbah baik berupa air yang selama ini hanya dikembalikan ke badan air untuk nantinya dapat dijadikan bahan baku lebih lanjut untuk penyediaan kebutuhan air bagi warga Jakarta sebagai dukungan terhadap pengelolaan air yang berkelanjutan di DKI Jakarta," tambah Aris.
Sebelumnya, Perusahaan Umum Daerah Pengolahan Air Limbah Jakarta (Perumda Paljaya) pada tanggal 26 September 2022 memperingati hari jadinya yang ke-31. Berbagai acara digelar untuk memperingati hari jadi Paljaya tahun ini, diantaranya sepeda santai (fun bike) yang digelar pada hari Minggu 25 September pukul 06.00 WIB yang diikuti oleh sekitar 200 peserta dari jajaran direksi, komisaris dan karyawan Paljaya, perwakilan SKPD Provinsi DKI Jakarta serta masyarakat umum dan komunitas sepeda. Titik Start berlokasi di IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) MBBR Krukut Jalan Masjid Hidayatullah, Karet Semanggi, Jakarta Selatan kemudian menyusuri jalur Car Free Day (CFD) sampai ke Patung Kuda lalu kembali ke titik start