Atasi Masalah Sampah, Mahasiswa KKN Unsika Berikan Pelatihan Ecobrik

Mahasiswa KKN Unsika
Mahasiswa KKN Unsika
Sumber :
  • dok. Istimewa

VIVA Edukasi – Dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Unsika melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan menurunkan sebanyak 3.780 Mahasiswa yang terbagi menjadi beberapa kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebar pada beberapa Desa di wilayah Kabupaten Karawang.

KKN pada tahun ini memberikan kesan yang bermakna bagi mahasiswa dan juga masyarakat Kabupaten Karawang, mengusung tema “Bersinergi Merevitalisasi Potensi Desa”. Diselenggarakan secara offline dengan landasan KKN Tematik-Integratif. Merupakan suatu upaya guna pemberdayaan masyarakat setempat. 

Seperti halnya yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN 113 Unsika yang terdiri dari beberapa lintas keilmuan dan sektoral. Mahasiswa KKN 113 Unsika berupaya untuk mampu mencari jalan keluar atas persoalan yang tengah dihadapi dan selalu menjadi masalah di Desa Kendaljaya, Pedes, Karawang. 

Mahasiswa KKN Unsika

Mahasiswa KKN Unsika

Photo :
  • dok. Istimewa

Sesuai dengan sub konsep tematik atas judul Maria Alia Rahayu, S. Si. T., M. KM selaku Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KKN 133 Unsika, yakni good governance, smart society, dan smart economy. Guna mencakup sub konsep tersebut, Mahasiswa KKN 113 Unsika menggelar program pelatihan pembuatan ecobrik. 

Hal itu dilakukan sebagai upaya responsif dan solutif atas maraknya sampah di lingkungan Desa Kendaljaya, Pedes Karawang. Sebelum acara pelatihan dimulai, Mahasiswa KKN 113 Unsika menghimbau serta melarang masyarakat Desa Kendaljaya untuk membuang sampah sembarangan di sekitar wilayah Desa Kendaljaya. 

Mahasiswa yang tergabung dalam kelompok KKN tersebut juga memberikan pemahaman hukum mengenai Ketentuan Denda maksimal sebesar Rp50.000.000 dan hukuman Penjara paling lama 5 bulan. Aturan tersebut sesuai dengan Perda Kab. Karawang No. 9 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Sampah.