4.101 ASN Kemenag di DIY Ikuti Tes Profesionalisme dan Moderasi Beragama

Ilustrasi para aparatur sipil negara (ASN)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Setkab

VIVA Edukasi - Sebanyak 4.101 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti tes Indeks Profesionalisme dan Moderasi Beragama berbasis "computer assisted test" (CAT) di lima kabupaten/kota, Selasa (27/12).

img_title Kemendagri Dorong Transformasi Penilaian Kinerja ASN dalam Kebijakan TPP

"Hari ini seluruh pegawai kemenag di lima kabupaten/kota mengikuti tes profesionalisme dan moderasi beragama di lima kabupaten/kota," kata Kepala Kantor Wilayah Kemenag DIY Masmin Afif di Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Photo :
  • ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah


Ia menjelaskan pelaksanaan tes CAT berlangsung secara serentak di sejumlah lokasi yang telah ditentukan di masing-masing kabupaten/kota mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB dalam empat sesi.

Selain pegawai di lingkungan Kantor Kemenag se-DIY, ASN lembaga pendidikan di bawah Kemenag RI termasuk di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta sejumlah madrasah juga wajib mengikuti.

"Semua diminta ikut. Untuk yang cuti bisa mengikuti pada gelombang kedua yang berlangsung pekan kedua Januari 2023," katanya.

Menurut dia selain menjalankan instruksi dari Menag Yaqut Cholil Qoumas, pelaksanaan tes merupakan tindak lanjut atas Perpres Nomor 18 Tahun 2020 yang memasukkan penguatan moderasi beragama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024.

"Sehingga Kemenag selaku 'leading sector' di program ini nanti bisa menjadi contoh untuk institusi kementerian dan lembaga yang lain," katanya.

Melalui tes tersebut, katanya, diharapkan dapat mengukur serta memetakan sejauh mana ASN di lingkungan Kemenag mampu memahami program moderasi beragama.

img_title Wamenag sebut Pencegahan Budaya LGBTQ Masuk Kurikulum Tahun Ajaran 2027

Ilustrasi ASN.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho


"Bagaimana mereka melaksanakan ajaran agama secara moderat, serta cara pandang dan sikap praktik keagamaan jalan tengah sehingga tidak ekstrem dan bisa menumbuhkan sikap toleransi serta komitmen kebangsaan," katanya.

Bagi para ASN yang nantinya memiliki nilai rendah atau belum memenuhi patokan angka yang ditentukan, menurut dia, akan mendapat pendampingan khusus.

"Jadi bukan lolos atau tidak lolos, tapi yang nilainya kurang memenuhi akan dikumpulkan untuk mendapatkan materi pembekalan dan pendampingan supaya paham," demikian Masmin Afif. (ANTARA)

Kasat Reskrim Polresta Sorong AKP Afriangga U Tan

Korupsi Baju Dinas Rp477 Juta, Sekwan DPR Papua Barat Daya Jadi Tersangka, Kini di Lapas

Kasus dugaan korupsi pengadaan pakaian dinas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPR Papua Barat Daya kembali bergulir. Dua orang ditetapkan tersangka.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut