Mengenal Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2 di Cirebon

Santri Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2 di Cirebon
Sumber :
  • Azizi Erfan

Cirebon, VIVA – Ubaydillah Anwar, trainer dan konsultan HCM di bidang soft skills, menyoroti tren pendidikan yang mengaitkan fasilitas mewah dengan biaya tinggi. Namun, Pesantren VIP Bina Insan Mulia (BIMA) 2 di Cirebon justru menantang anggapan itu. Dengan biaya masuk Rp 24,9 juta dan bulanan Rp 1,7 juta, pesantren ini menawarkan pendidikan berkualitas tanpa harga selangit.

img_title Kaltim Masih Panas, BMKG Ingatkan El Nino Menguat dan Puncak Kekeringan September-Oktober

Dalam tiga tahun beroperasi, BIMA 2 telah menarik lebih dari 1.000 santri dari seluruh Indonesia, bahkan calon santri harus inden untuk mendaftar. Fasilitas yang ditawarkan termasuk rumah joglo modern, TV 70 inci, kulkas, AC, internet 24 jam, dan bahkan PlayStation, serta kamar mandi dengan standar hotel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bangunan Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2 di Cirebon

Photo :
  • Azizi Erfan

img_title Bukan Cuma Bunga Mahal, Ini yang Bikin Kredit Motor Listrik Masih Belum Gampang

“Pesantren ini menawarkan fasilitas mewah dengan biaya yang relatif rendah, memberikan harapan bagi banyak kalangan masyarakat yang ingin mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa harus membayar mahal,” kata Ubaydillah, Rabu (23/10/2024).

Santri mendapatkan makanan tiga kali sehari, laundry dua kali seminggu, dan layanan kesehatan. Fasilitas olahraga dan ruang kegiatan juga tersedia, ditambah akses ke masjid dan seminar untuk pengembangan diri.

img_title Menyaksikan Tradisi Salai Jin di Pulau Hiri, Ritual Adat yang Sarat Makna

BIMA 2 menerapkan kurikulum gabungan antara pesantren salaf dan modern, serta standar internasional seperti Cambridge. Ada juga dukungan bahasa asing dengan native speaker. Kerjasama dengan Universitas Al-Azhar Mesir memperkuat pendidikan agama dan bahasa, memungkinkan banyak santri menghafal Al-Qur'an dalam waktu singkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ekstrakurikuler beragam, termasuk musik, olahraga, dan robotik. Pesantren ini juga aktif dalam kegiatan internasional seperti Pramuka.

Dengan dukungan penuh dari pengasuh dan tim, santri dibantu dalam merencanakan masa depan, termasuk akses ke universitas di dalam dan luar negeri. KH. Imam Jazuli, pengasuh pesantren, menegaskan komitmen untuk menyediakan pendidikan berkualitas dengan biaya terjangkau, menekankan hak masyarakat atas layanan pendidikan yang baik. Pesantren ini berlandaskan akidah Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.(Azizi Erfan/Cirebon)

Pemain Belanda U-19 keturunan Surabaya Julian Oerip

Kabar Gembira untuk Timnas Indonesia: Bintang Muda Belanda Mulai Kasih Sinyal Ingin Dinaturalisasi Emil Aman di Como,

Kabar terbaru dari pemain keturunan Timnas Indonesia datang dari dua negara berbeda. Emil Audero memastikan masa depannya bersama Como 1907, sementara talenta muda AZ Alk

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut