Akhir Tragis Timnas U-23 di Asian Games
Sabtu, 27 September 2014 - 05:36 WIB
Sumber :
- ANTARA FOTO/Saptono
VIVAbola
- Perjalanan tim nasional Indonesia U-23 di Asian Games 2014 akhirnya berakhir. Ferdinand Sinaga Cs kalah tragis 1-4 dari Korea Utara di babak 16 besar, Jumat malam, 26 September 2014.
Indonesia dibombardir tiga gol di sepanjang babak pertama. Korut mampu memaksimalkan keunggulan postur skuadnya. Sebab dua dari tiga gol yang tercipta, dicetak melalui sundulan.
Indonesia sempat membuka asa setelah Fandi Eko Utomo berhasil mempertipis ketertinggalan menjadi 1-3. Namun tak lama berselang, Korut justru kembali mencetak gol dan menutup laga dengan kemenangan 4-1
Kemenangan ini membuat Korut melaju ke perempat final melawan Uni Emirat Arab yang menang 3-1 atas Vietnam. Sementara Indonesia dipastikan tersingkir dan gagal melanjutkan petualangan di Asian Games 2014.
Di laga yang digelar Ansan Wa Stadium ini, kualitas Korut memang terlihat masih di atas Indonesia. Tidak hanya itu, Korut juga memiliki postur dan kecepatan yang lebih baik dari Indonesia.
Pelatih timnas Indonesia U-23, Aji Santoso mengaku tetap bangga dengan permainan anak-anak asuhnya itu. Sebab para pemain bermain dengan determinasi tinggi dan sesuai instruksi pelatih. Meski pada akhirnya harus mengakui keunggulan Korea Utara.
"Semua pemain juga menjalankan instruksi pelatih dengan baik. Memang, kami akui Korut lebih baik dari kami. Saya cukup puas melihat permainan dan kerja keras pemain. Ini yang harus kami apresiasi," kata Aji usai laga.
Indonesia sendiri telah memenuhi target yang diberikan PSSI yaitu lolos dari fase grup. Namun kekalahan telak ini menjadi akhir tragis bagi perjalanan Indonesia di Asian Games. Padahal aksi Indonesia sempat mencuri perhatian di babak penyisihan grup.
Kiprah Timnas U-23 di Asian Games 2014
Meski masuk pot 4 dalam undian grup, Indonesia langsung mencuri perhatian kala memulai penyisihan grup dengan mambantai Timor Leste 7-0 pada 15 September lalu di Goyang Stadium.
Penampilan impresif Indoensia berlanjut di babak laga kedua, tiga hari berselang. Skuad besutan Aji Santoso membombardir gawang Maladewa empat gol tanpa balas, 18 September 2014.
Namun penampilan Indonesia di laga pamungkas penyisihan grup justru menurun drastis. Indonesia yang dipastikan lolos grup secara mengejutkan takluk dengan skor telak dari Thailand enam gol tanpa balas.
Indonesia dibombardir tiga gol di sepanjang babak pertama. Korut mampu memaksimalkan keunggulan postur skuadnya. Sebab dua dari tiga gol yang tercipta, dicetak melalui sundulan.
Indonesia sempat membuka asa setelah Fandi Eko Utomo berhasil mempertipis ketertinggalan menjadi 1-3. Namun tak lama berselang, Korut justru kembali mencetak gol dan menutup laga dengan kemenangan 4-1
Kemenangan ini membuat Korut melaju ke perempat final melawan Uni Emirat Arab yang menang 3-1 atas Vietnam. Sementara Indonesia dipastikan tersingkir dan gagal melanjutkan petualangan di Asian Games 2014.
Di laga yang digelar Ansan Wa Stadium ini, kualitas Korut memang terlihat masih di atas Indonesia. Tidak hanya itu, Korut juga memiliki postur dan kecepatan yang lebih baik dari Indonesia.
Pelatih timnas Indonesia U-23, Aji Santoso mengaku tetap bangga dengan permainan anak-anak asuhnya itu. Sebab para pemain bermain dengan determinasi tinggi dan sesuai instruksi pelatih. Meski pada akhirnya harus mengakui keunggulan Korea Utara.
"Semua pemain juga menjalankan instruksi pelatih dengan baik. Memang, kami akui Korut lebih baik dari kami. Saya cukup puas melihat permainan dan kerja keras pemain. Ini yang harus kami apresiasi," kata Aji usai laga.
Indonesia sendiri telah memenuhi target yang diberikan PSSI yaitu lolos dari fase grup. Namun kekalahan telak ini menjadi akhir tragis bagi perjalanan Indonesia di Asian Games. Padahal aksi Indonesia sempat mencuri perhatian di babak penyisihan grup.
Kiprah Timnas U-23 di Asian Games 2014
Meski masuk pot 4 dalam undian grup, Indonesia langsung mencuri perhatian kala memulai penyisihan grup dengan mambantai Timor Leste 7-0 pada 15 September lalu di Goyang Stadium.
Penampilan impresif Indoensia berlanjut di babak laga kedua, tiga hari berselang. Skuad besutan Aji Santoso membombardir gawang Maladewa empat gol tanpa balas, 18 September 2014.
Namun penampilan Indonesia di laga pamungkas penyisihan grup justru menurun drastis. Indonesia yang dipastikan lolos grup secara mengejutkan takluk dengan skor telak dari Thailand enam gol tanpa balas.
Halaman Selanjutnya