Tarian Duo Madrid yang Rusak Impian Dua Arsitek

Para pemain Real Madrid.
Sumber :
  • Reuters / Paul Hanna

VIVA.co.id – Real Madrid akhirnya melengkapi formasi final Liga Champions musim 2015/16. Kepastian tersebut didapat usai Madrid mengalahkan Manchester City di leg kedua Liga Champions, Rabu 4 Mei 2016 atau Kamis dini hari WIB.

img_title Diturunkan Lawan AEK Athens, Vinicius Junior Bikin Pendukung Real Madrid Lelah: Dia Seperti Sel Kanker di Klub Kita

Dalam duel tersebut, Madrid menang dengan skor 1-0. Gol tercipta di menit 19, usai Gareth Bale melepaskan sepakan ke gawang Joe Hart.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bola hasil sepakan Bale membentur Fernando. Namun, bola justru mengarah ke gawang Hart.

img_title Dirk Kuyt Bongkar Resep Fenerbahce Permalukan Liverpool di Istanbul, Ungkit Final Liga Champions 2005

Dengan demikian, Madrid menyusul rival sekotanya, Atletico Madrid di partai final. Ini adalah final kedua yang melibatkan dua tim asal Madrid.

Sebelumnya, mereka sudah bertemu pada musim 2013/14. Kala itu, Madrid berhasil meraih kejayaan.

img_title Kata-kata Mirwan Suwarso usai Como Bantai Lens 9-1 di Liga Champions, Puji Kinerja Cesc Fabregas

Mereka menang dengan skor 4-1 atas Atletico. Alhasil, Los Blancos mengangkat trofi Liga Champions untuk kali ke-10 atau disebut La Decima.

Pertemuan dengan Atletico di musim ini, diprediksi Madrid tak akan berlangsung mudah. Kapten Madrid, Sergio Ramos, menyatakan Atletico akan tampil habis-habisan untuk bisa menyabet gelar Liga Champions pertama mereka.

"Bisa saja menjadi masalah bagi kami. Melawan Bayern Munich, mereka bertahan dengan sangat baik dan cuma meninggalkan celah yang sedikit. Kami tak memikirkan mereka. Justru, yang kami pikirkan adalah diri sendiri. Kami tak boleh membuat kesalahan," kata Ramos seperti dilansir Soccerway.

Sebenarnya, dalam tiga musim beruntun, Madrid selalu bertemu Atletico di Liga Champions. Hanya saja, pada musim 2014/15, mereka berduel di babak perempatfinal bukan final.

Kala itu, Madrid pun berjaya. Mereka berhasil melenggang ke semifinal usai mengalahkan Atletico dengan agregat 1-0.

Meski Atletico selalu kalah di pentas Eropa, pelatih Madrid, Zinedine Zidane, sepakat dengan pernyataan Ramos. Atletico, dianggap Zidane, punya potensi besar menjegal Madrid untuk meraih gelar Liga Champions ke-11.

"Tak ada yang difavoritkan, seimbang 50-50. Tapi, fans mendukung kami, seperti yang mereka lakukan di Bernabeu," terang Zidane.

Selanjutnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukti Hegemoni Spanyol

Kelolosan Madrid dan Atletico ke final Liga Champions membuktikan bagaimana perkasanya klub-klub asal Spanyol di pentas Eropa. Sudah tiga musim beruntun, Spanyol mengirimkan wakilnya ke partai final.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut