Chile Vs Jerman, Melawan Kutukan Piala Konfederasi

Timnas Jerman di ajang Piala Konfederasi 2017
Sumber :
  • REUTERS/Darren Staples

VIVA.co.id – Partai puncak Piala Konfederasi 2017 akan mempertemukan Chile dan Jerman. Laga tersebut akan dihelat di Stadion Krestovskyi, Rusia, Senin dini hari WIB, 3 Juli 2017. 

img_title FIFA Pertimbangkan Hidupkan Kembali Piala Konfederasi, Ini 8 Pesertanya

Menanti juara baru menjadi tajuk dalam laga terebut. Ya, dalam catatan sejarah kedua tim belum pernah sekalipun mencicipi trofi Piala Konfederasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjalanan Chile menuju puncak terbilang berat. Perjuangan mereka hampir kandas jika saja gagal menahan imbang Australia di laga terakhir di fase grup. 

img_title Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026: Tanpa Lionel Messi, Timnas Argentina Bantai Chile

Di babak semifinal, Chile terselamatkan oleh penampilan brilian kiper Claudio Bravo. Menghadapi Portugal, Kamis dini hari WIB, 29 Juni 2017, kedua tim bermain imbang 0-0 waktu normal. 

Bravo menjadi bintang di laga ini setelah menahan seluruh sepakan algojo penalti Portugal. Sedangkan Chile sukses menceploskan tiga gol dan menang 3-0.

img_title Lionel Messi Absen, Timnas Argentina Panggil 28 Pemain untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026

Berbanding terbalik dengan Jerman yang melaju ke partai puncak tanpa hambatan. Mereka memuncaki Grup B dengan tujuh poin dari tiga laga. Sedangkan di babak semifinal, sekat muda Panser melumat Meksiko dengan skor meyakinkan 4-1, Jumat dini hari WIB, 30 Juni 2017. 

Tahu Chile akan menjadi lawannya di final, pelatih Jerman, Joachim Loew, mengaku antusias. Seperti yang diketahui, sebelumnya kedua tim bertemu di fase grup dan mengakhiri laga dengan skor imbang 1-1. 

"Secara pribadi saya sangat senang bisa berhadapan dengan Chile lagi. Mengapa? Karena di awal laga melawan Chile, kami mempunyai sedikit perasaan bahwa hasil imbang tak cukup buat kami," kata Loew di Soccerway.

"Dan sekarang kami bisa membuktikan diri lagi bisa menghadapi tim level atas. Itulah mengapa kami di sini, di turnamen untuk bertanding melawan tim top," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, jangan lupakan kutukan di Piala Konfederasi. Seperti dilansir Sport Illustrated, ada sebuah kutukan yang menaungi juara Piala Konfederasi, yaitu gagal di Piala Dunia setahun kemudian. 

Hal ini dialami oleh Brasil, Prancis dan Meksiko. Sebelumnya, Brasil menjadi kampiun di Piala Konfederasi setelah menaklukkan Spanyol 3-0 di final 2013 lalu. Namun di Piala Dunia 2014, mereka gagal setelah takluk 1-7 oleh Jerman di babak semifinal. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut