Penampakan Puncak Hujan Meteor Perseid

VIVA.co.id – Hujan meteor Perseid bukan sebuah penampakan yang langka. Fenomena alam hujan meteor itu terjadi setiap tahun mulai dari pertengahan Juli sampai akhir Agustus. Hujan Meteor Perseid berasal dari sisa debu ekor komet Swift-Tuttle yang pernah melintasi Bumi dan diamati astronom Lewis Swift dan Horace Tuttle dari Amerika pada tahun 1862. Komet ini tercatat mengorbit Matahari setiap 133 tahun. Setiap kali melintas di tata surya bagian dalam, komet ini meninggalkan triliunan bebatuan kecil di belakangnya. Ukuran meteor Perseid rata-rata hanya sebesar butiran pasir meskipun terdapat beberapa yang besarnya seperti kacang polong atau kelereng.