7 Tips Menghilangkan Lemak Perut Meski Sudah Menopause, Auto Langsing Lagi!
- healthshots.com
Jakarta, VIVA – Setiap perempuan akan mengalami masa menopause, yakni fase berakhirnya periode menstruasi yang biasanya terjadi pada rentang usia 45-50 tahun. Namun, pada beberapa kasus dapat terjadi lebih cepat atau bahkan terlambat. Apabila perempuan sudah menopause maka berakhir pula masa reproduksi alias tidak bisa lagi mempunyai keturunan.
Menopause sering dikaitkan dengan berbagai perubahan fisiologis. Salah satunya adalah bertambahnya berat badan terutama di bagian perut. Perubahan terjadi karena sistem metabolisme tidak bekerja maksimal sehingga prose pembakaran lemak perut terhambat.
Faktor lain yang mempengaruhi bertambahnya bobot perempuan ketika memasuki menopause adalah fluktuasi hormon, usia dan faktor gaya hidup. Sehingga menurunkan berat badan ketika sudah menopause menjadi cukup menantang.Â
Kabar baiknya ada rahasia ampuh untuk menghilangkan lemak perut meski sudah menopause. Mengutip Health Shots, berikut kiat-kiatnya.
1. Mengonsumsi Makanan Sehat
Ilustrasi memasak sayuran.
- Pixabay/naimbic
Kaum hawa yang sudah memasuki masa menopause dan berniat menurunkan berat badan disarankan untuk lebih banyak makan sayuran, biji-bijian utuh, dan protein rendah lemak. Pola makan sehat ini harus diimbangi dengan mengurangi asupan makanan olahan seperti biskuit, keripik, dan minuman manis.
Ahli gizi, Manpreet Kaur Paul, merekomendasikan lansia perempuan menerapkan diet Mediterania, yakni tipe diet dengan memfokuskan konsumsi makanan tinggi serat dan kaya protein. Alternatif lainnya adalah diet nabati yang menekankan pada makanan padat nutrisi.
2. Rutin Melakukan Aktivitas Fisik
Tips selanjutnya adalah meluangkan waktu untuk latihan kardiovaskular, seperti berjalan, joging, atau bersepeda guna membakar kalori di tubuh. Kombinasi dengan olahraga ringan tersebut dengan latihan kekuatan dengan tujuan membangun massa otot dan membantu meningkatkan metabolisme. Latihan kekuatan bisa menggunakan resistance band, push-up atau squat.
3. Memperhatikan Kebutuhan Air
air minum
- Unsplash
Tubuh yang terhidrasi dengan baik dinilai berkontribusi terhadap kesehatan sistem pencernaan, mengurangi risiko kembung dan sembelit yang umumnya terjadi di masa menopause. Konsumsi air mineral dan konsisten menghindari minuman manis. Mengingat kandungan kadar gula yang tinggi dalam yang berpotensi menyebabkan penambahan berat badan atau obesitas hingga berujung diabetes.