Jalan Kaki Setiap Hari Bisa Kurangi Lemak Perut, Ini Kata Ahli

Ilustrasi jalan kaki.
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, VIVA – Mengurangi lemak perut sering menjadi tujuan utama banyak orang yang mulai rutin berolahraga. Hal ini bukan karena penampilan semata, tetapi juga untuk kesehatan jangka panjang. 

img_title Kisah Asep Kumala, Pedagang Cilok Mudik Jalan Kaki dari Bandung ke Ciamis

Sebab, salah satu jenis lemak ada yang paling berbahaya, yaitu lemak visceral. Ini adalah lemak dalam yang mengelilingi organ vital seperti hati, lambung, dan usus. Lemak ini bersifat aktif secara metabolik dan berkaitan erat dengan peningkatan risiko berbagai penyakit kronis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah kesibukan sehari-hari, aktivitas sederhana seperti berjalan kaki menjadi pilihan olahraga yang mudah diakses dan berkelanjutan. Pertanyaannya, apakah ada waktu terbaik untuk berjalan kaki agar lebih efektif mengurangi lemak visceral ini? Scroll untuk info lebih lanjut...

img_title Selain Jalan Kaki, 8 Olahraga Ringan Ini Bisa Bikin Tubuh Fit Selama Ramadhan

Menurut para ahli gizi dan kesehatan, jawabannya tidak sesederhana memilih pagi atau sore. Konsistensi justru menjadi faktor paling menentukan.

“Tidak ada waktu yang benar-benar paling ideal untuk berjalan kaki demi mengurangi lemak visceral,” kata Megan Tomlin selaku ahli gizi, sebagaimana dikutip dari Eating Well, Sabtu, 3 Januari 2026. “Yang paling penting adalah seberapa konsisten seseorang melakukannya,” sambungnya. 

img_title 5 Cara Jalan Kaki yang Bikin Otot Kencang, Nomor 4 Paling Mudah Dicoba!

Lemak visceral diketahui dapat memengaruhi produksi hormon, meningkatkan peradangan, mengganggu sensitivitas insulin, serta meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes. Karena itu, menguranginya menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesehatan jangka panjang.

Ilustrasi buncit akibat penumpukan lemak perut.

Photo :
  • Freepik

Mascha Davis, ahli gizi lainnya, menyebutkan bahwa berjalan kaki secara rutin dapat meningkatkan sensitivitas insulin, menurunkan hormon stres, dan mendukung metabolisme lemak. Semua manfaat tersebut berperan dalam pengurangan lemak visceral secara bertahap, tanpa harus melakukan olahraga intensitas tinggi.

Meski konsistensi menjadi kunci utama, waktu berjalan kaki tetap menawarkan manfaat tambahan yang berbeda. Berjalan kaki di pagi hari, misalnya, dapat membantu membangun rutinitas sehat sebelum aktivitas harian dimulai. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak orang merasa lebih termotivasi dan memiliki suasana hati yang lebih baik setelah berjalan di pagi hari. Aktivitas ringan ini juga membantu mengatur kadar gula darah dan metabolisme, terutama bagi mereka yang menghabiskan banyak waktu duduk sepanjang hari.

Paparan sinar matahari pagi turut membantu mengatur ritme sirkadian tubuh, yang berpengaruh pada kualitas tidur. Tidur yang buruk diketahui berkaitan dengan peningkatan lemak visceral, sehingga manfaat ini bisa berdampak tidak langsung pada kesehatan metabolik.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut