Pekerja Seks Dilindungi, Pengguna Dibui

Seorang pekerja seks menunggu pelanggan di sepanjang jalan Bois de Boulogne, Paris, Prancis
Sumber :
  • REUTERS/Christian Hartmann

Kini, sebagian orang Jerman pun melirik ke utara, Model Nordik yang telah diterapkan Swedia. Petisi dan demonstrasi mendesak pengguna jasa seks dan muncikari dipidanakan merebak.

img_title Tragis! Mahasiswa Tewas Dianiaya di Masjid Agung Sibolga, Dipukul hingga Dilempar Kelapa

Prostitusi di Prancis

Seorang pekerja seks menunggu pelanggan di sepanjang jalan Bois de Boulogne, Paris, Prancis, 28 Agustus 2013. Foto: REUTERS/Christian Hartmann
img_title Anwar Ibrahim Murka Warga Malaysia Relawan Global Sumud Flotilla Ditangkap Israel


Model Nordik Juga Diragukan

Namun, Model Nordik bukan tanpa cela. Seorang mantan PSK yang kini menjadi penulis, Melissa Gira Grant, meragukan model Nordik. Menurutnya, strategi itu bagai cerita fiksi, karena hanya mengkriminalisasi satu bagian dari transaksi.

"Model itu membuat PSK dalam posisi limbung. Bagaimana mungkin PSK melapor pada otoritas, jika itu berarti membuat satu-satunya sumber pemasukan mereka dalam risiko," kata Melissa.

Dia menyarankan sistem yang berlaku di Inggris yang disebut sebagai "model Merseyside". Penjual dan pembeli jasa seks diizinkan, namun aktivitas di luar itu akan menjadi pidana karena akan dikategorikan sebagai kekerasan atau perdagangan manusia.

Model itu membuat para PSK dapat bekerjasama dengan polisi, untuk menemukan dan menangkap muncikari yang melakukan pemaksaan dengan kekerasan, mengeksploitasi PSK, serta perdagangan wanita.

Pada 2014, Inggris membongkar jaringan perdagangan wanita, yang dijalankan oleh kelompok orang-orang Rumania di London. Hukuman berat dijatuhkan, setara dengan perdagangan kokain.

img_title Muslim Tapi Sering Tinggalkan Puasa Ramadhan? Ini Kata Buya Yahya

Kubu Liberal yang berkuasa di Norwegia juga mengritik Model Nordik. Mereka ingin melonggarkan aturan ini. Kubu Liberal berargumen larangan menggunakan PSK tidak membantu menghilangkan prostitusi, sebaliknya menyebabkan aktivitas ilegal. Pengguna PSK tetap ada dan kini dilakukan secara rahasia. "Saya harap pemerintah berani mencabut larangan," kata wakil Liberal, Sveinung Rotevatn.

Peneliti sosial May-Len Skilbrei yang dikutip laman Nordic Page, Januari 2014, mengatakan model Nordic tidak berjalan dengan baik di Norwegia, karena pendekatan berbeda yang diterapkan polisi. "Di Bergen (Swedia—red), polisi berperan aktif mengidentifikasi korban, sementara di Oslo mereka hanya duduk dan menunggu. Ini yang menyebabkan hasil berbeda pada kedua kota," kata Skilbrei.

Lalu apa yang membuat Swedia berhasil, sementara Norwegia tidak?

"Hal yang luar biasa adalah, strategi Swedia tidak rumit sama sekali. Bahkan sangat sederhana, sehingga dengan cepat memicu pertanyaan, mengapa belum ada yang berusaha melakukan sebelumnya," kata Marie De Santis dari Women's Justice Center menulis di laman esnoticia.co.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut