Ahli IT ITB Bikin Robot Pantau Situng KPU

Ahli Informasi dan Tekhnologi dari Institut Tekhnologi Bandung, Khoirul Anas
Sumber :
  • youtube

VIVA – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi memaparkan bukti kecurangan yang terjadi dalam proses hitungan pemilu 2019 yang dilakukan KPU RI.

img_title Bahlil: Saya yang Usulkan Pilpres 2024 Ditunda Ketika Jadi Menteri Investasi, bukan Jokowi

Ahli Informasi dan Tekhnologi (IT) dari Institut Tekhnologi Bandung (ITB), Khoirul Anas, yang merupakan pendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, memaparkan sejumlah fakta temuan yang telah ditelusuri terkait publikasi hasil penghitungan suara pilpres 2019 yang dimasukan dalam Sistem Informasi dan Perhitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah fakta-fakta kecurangan itu terekam dengan menggunakan robot pemantau layar Situng KPU RI. Alat ini merekam setiap detik layar penghitungan suara KPU RI dari halaman penghitungan nasional sampai halaman penghitungan TPS di setiap daerah.

img_title Istri Andre Taulany Diduga Pernah Hina Prabowo Sakit Jiwa di Pilpres 2019

Karena itu, akan dapat mudah diketahui apabila terjadi perubahan data yang tidak sesuai atau yang sangat mencurigakan. Menurutnya, data yang diinput petugas Situng KPU merupakan data orderan.

"Itu bisa dilihat Aceh, Bali ada semua. Dari menit ke menit. Minta menit ke berapapun akan kami kasih gambarnya. Jadi jangan khawatir kalau bapak ibu sekalian menemukan kecurangan di situ maupun kenyataan, inilah yang disebut robot tidak ikhlas, karena tidak ikhlas Pak Prabowo dan Pak Sandi dicuri suaranya," kata Khoirul Anas saat memaparkan dugaan kecurangan di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Selasa 14 Mei 2019.

img_title Keputusan Kontroversial MA: Batas Usia Calon Kepala Daerah di Pilkada 2024

Screen monitoring robot penyimpan bukti-bukti halaman KPU.

Temuan itu seperti yang telah banyak tersebar. Dimana suara Prabowo-Sandi dihapus. Data yang dimasukan telah diubah nama Jokowi-Amin telah ditambah dan Prabowo-Sandi sudah dikurangi.

Kemudian modus lain adalah menambahkan angka kehadiran dalam TPS. Karena suara Jokowi-Amin bertabah. Kemudian ada ketidakwajaran dari input data suara ke Situng KPU.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditambahkan Khoirul apabila terdapat kecurangan dan ada bukti dalam robot  perekam layar, tentu akan menjadi bukti yang cukup kuat. Dapat ditakuti oleh pelaku yang berbuat curang.

"Ini mungkin yang mereka takuti, mungkin kalau malaikat mereka tak takut, dengan ini mereka takut. Karena ada semua mulai dari tingkat nasional sampai dengan tingkat TPS. Ini tidak akan saya berikan kepada cebong untuk melihat. Saya bilang robot ini ada di planet mars. Anda tidak akan menemukan ada di mana robot ini," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut