Ahli IT ITB Bikin Robot Pantau Situng KPU
- youtube
Khoirul juga memaparkan cara melihat kecurangan lainnya, yakni dengan cara investigasi IT forensik yang disebut temuan seorang profesor di Malaysia. Jadi dalam investigasi ini, C1 yang telah di scan diambil secara acak untuk diteliti. Dari sini ternyata terlihat indikasi kecurangan.
Pertama adalah hasil scan dengan latar belakang sama persis namun isinya tulisan dan angka didalamnya berubah dan bergerak. Ini mengherankan karena latar belakangnya tidak bergerak sedikitpun, tetapi isinya yang merupakan hasil penghitungan suara berubah.
"Artinya ketika proses scanning itu seharusnya gambarnya paralel, antara latar belakang dan isinya, tapi di sini isinya menari-nari, artinya ini terindikasi manipulatif," ujarnya.
Penelusuran selanjutnya dilakukan dengan cara menggunakan filter negatif. Dimana saat ketika hasil scan C1 diubah dengan filter negatif, tulisan yang menyebutkan hasil penghitungan suara tidak terbaca, itu berarti telah mengalami proses editing sebelumnya.
"Gambar yang hitam di klik ya, ini proses penggunaan filter negatif. Dari semua yang di scan itu di filter negatif tak ada yang bisa dibaca, artinya ini bukan hasil scanning, tapi hasil editing di microsoft word atau di photoshop," ujarnya.