Google Rayakan Pendaratan di Bulan Pakai Pembangkit Listrik

Google rayakan 50 tahun pendaratan manusia pertama di Bulan.
Sumber :

VIVA – Pekan ini, menandai 50 tahun pendaratan manusia pertama di Bulan. Google punya cara sendiri untuk merayakannya.

img_title Bahlil Sebut Prabowo Segera Resmikan Program Listrik Desa

Dilansir dari Businessinsider, Sabtu 20 Juli 2019, perusahaan tersebut membuat potret besar dari pengembang perangkat lunak Apollo 11, Hamilton, seluas 3,6 kilometer persegi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak tanggung-tanggung, foto dibuat menggunakan lebih dari 107 ribu potongan cermin yang berada di pembangkit listrik tenaga surya Invapah, di Gurun Mojave, Amerika Serikat.

img_title Pemerintah Incar Bus Ikut Disetrum Mulai 2027

Potret wajah Hamilton dibentuk, dengan cara memantulkan cahaya bulan. Raksasa teknologi itu mengatakan, gambarnya lebih besar dari Central Park, dan bisa dilihat dengan jelas dari ketinggian 1,6 kilometer.

Apollo 11 adalah roket yang membawa astronot Neil Armstrong, Buzz Aldrin dan Michael Collins, saat mereka berusaha menjejakkan kaki di Bulan.

img_title Redmi K100 vs OnePlus Ace 7 Pro untuk Foto dan Video, Apakah HP yang Fokus pada Performa Juga Cocok untuk Kreator?

Hamilton bertugas memimpin tim pengembangan untuk program pengendali Apollo 11. Tiga tahun lalu, wanita yang saat ini berusia 82 tahun tersebut mendapat penghargaan dari Presiden Barrack Obama.

Bukan hanya membuat potret Hamilton, Google juga merayakan 50 tahun pendaratan ke Bulan lewat Doodle.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Google juga menampilkan video Collins, yang menjelaskan tentang misi tersebut. Apollo 11 diluncurkan pada 16 Juli 1969, dan kembali ke Bumi delapan hari kemudian.

Di dalam video, Collins mengatakan butuh sekitar 400 ribu orang, untuk bisa mengirimkan manusia ke Bulan. (asp)

Kasatgas Humas ODC Kombes Yusuf Sutejo

Viral Video KKB Aniaya 3 Warga Sipil, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya di Yahukimo

Satgas Operasi Damai Cartenz buka suara terkait beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan aksi penganiayaan terhadap tiga warga sipil oleh KKB.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut