E-Commerce Jadi Jembatan Penjual dan Pembeli

E-commerce.
Sumber :
  • Unsplash

VIVA – Kehadiran teknologi digital memang semakin memudahkan sebuah brand untuk memasarkan produknya kepada calon konsumen, kapan pun dan di mana pun. Namun, akibat perkembangan teknologi digital pula yang membuat persaingan menjadi semakin sengit.

img_title Menteri Maman: Implementasi Diskon 50 Persen Biaya E-Commerce Bagi UMK Tunggu Jadwal Integrasi

Bahkan, bisa dikatakan brand kecil kini dapat bersaing dengan brand besar di pasar yang sama, seperti marketplace misalnya. Untuk menjadi pilihan konsumen, maka sebuah brand harus memiliki brand awareness atau dikenal oleh calon konsumen, serta brand value atau nilai yang didapatkan oleh konsumen ketika memilih brand tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Brand value itu apakah harganya yang kompetitif, kualitasnya yang lebih baik, dan keunggulan lain dari sebuah brand," kata Kepala Eksekutif Tras N Co Indonesia, Tri Raharjo, Kamis, 30 September 2021.

img_title Ekspansi ke Thailand, AHA Commerce Bawa Model Pengelolaan E-Commerce RI ke Pasar Asia Tenggara

Ia mengungkapkan persaingan brand di era digital semakin lengkap dengan hadirnya platform e-commerce atau marketplace. Melalui platform tersebut konsumen dapat memanfaatkan tools, seperti search, rating, ataupun review. Pilihan dan informasi ini membuat konsumen menjadi lebih mudah dalam memilih suatu produk.

“Harga, review atau rating, serta informasi yang akurat terkait produk adalah value yang bisa menjadi faktor utama pendorong konsumen untuk memilih dan membeli bahkan merekomendasikan sebuah produk di dunia digital, khususnya marketplace,” jelasnya.

img_title Penerapan Pajak E-Commerce Berpeluang Kembali Ditunda, Purbaya Ungkap Alasannya

Tri lalu mencontohkan Oh My Skin, brand kosmetik berbahan organik yang menjadi salah contoh sukses pendatang baru yang mampu bersaing di tengah sengitnya persaingan pasar kosmetik di Indonesia. Berdasarkan riset Brand Choice Award 2021, Oh My Skin berhasil menjual puluhan ribu produknya di dua marketplace teratas di Indonesia.

"Keberhasilan tersebut berkat inovasi dan kreativitas dalam memanfaatkan platform digital media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk menjaring calon konsumen," ungkap Direktur Utama Oh My Skin, Diana Fatimah Azzahro.

Beragam aktivitas yang dijalankan di media sosial seperti review produk, dan memasarkan langsung berbagai produk yang dimiliki, terbukti efektif mengiring calon konsumen untuk mengunjungi official store yang dimiliki untuk membelinya secara online.

Brand Choice Index merupakan riset keterpilihan sebuah brand atas produk yang ditawarkan kepada konsumen, berdasarkan riset digital melalui platform marketplace yang diinisiasi oleh Tras N Co Indonesia.

Riset ini berdasarkan tiga aspek penilaian, yaitu Digital Brand Awareness Aspect, Digital Consumer Choice Aspect, dan Digital Consumer Reviews & Rating Aspect.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun brand-brand peraih penghargaan tersebut antara lain Oh My Skin untuk kategori Lip Serum dan Masker Organik, Pure Green untuk kategori Beras Organik, Roro Mendut untuk kategori Minyak Kemiri, Mooimom untuk kategori Gendongan Bayi, Kantong ASI dan Pompa ASI.

“Kami berharap penghargaan ini dapat meningkatkan brand value dan menjadi referensi konsumen dalam memilih produk terbaik di kategorinya masing-masing,” papar Tri.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso

E-Commerce Harus Utamakan Produk Lokal, Mendag Dorong Transparansi dari Platform hingga Konsumen

Mendag Budi mengatakan, aturan perdagangan elektronik (e-commerce) harus mengutamakan produk lokal di etalase marketplace, hingga transparansi antara pedagang & konsumen.

img_title
VIVA.co.id
21 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut