Jangan Tertipu, Ini Situs Cek Bansos yang Benar

Kementerian Sosial Republik Indonesia / Kemensos RI.
Sumber :
  • vivanews/Andry Daud

VIVA Tekno – Kemarin, akun Twitter @FalconFeedsio menyebut 522 ribu database dari Cek Bansos dijual di forum gelap Breached oleh user bernama sspX. Jumlah total dugaan kebocoran data tersebut berjumlah 91,5 MB.

img_title 1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Kemensos Temukan KTP Lansia Disalahgunakan

Cek Bansos merupakan platform yang disediakan Kementerian Sosial untuk melakukan pengecekan terhadap penerima Bantuan Sosial (Bansos), pendaftaran jika tidak terdaftar sebagai penerima hingga melaporkan masyarakat yang tidak berhak menerima Bansos.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Vendor in hackers forum has added 522K CEK BANSOS INDONESIAN DATABASE for sale. The data contains id, name, email, password, phone, otp, address, etc," tulis akun tersebut, Selasa, 20 September 2022.

img_title Polda Metro Panggil AMPB Supriyono, OJK Hingga Kemensos Soal Rekening Rp80,9 Juta yang Bikin Geger

Data sebesar 91,5 MB itu terdiri dari nomor ID, nama, email, password, nomor telepon, OTP, alamat, dan lain-lain. Cek Bansos sendiri juga tersedia dalam format aplikasi, namun di forum tersebut penjual hanya menuliskan cekbansos.com.

Menariknya, situs Cek Bansos yang benar adalah cekbansos.kemensos.go.id bukan cekbansos.com. Situs tersebut di halaman depan menginstruksikan pengunjung untuk memasukkan nomor Kartu Keluarga.

img_title Link Cek Desil Bansos 2026, Masukkan NIK KTP untuk Tahu Anda Masuk Kelompok Berapa

ilustrasi hacker.

Photo :
  • Unsplash

Namun untuk diketahui, jangan sekali-kali memasukkan nomor KK atau data pribadi lainnya ke situs yang belum jelas keasliannya. Selain itu, cekbansos.com juga banyak dipenuhi spam di mana pelanggan akan diarahkan ke halaman baru tanpa persetujuan.

Selain data Cek Bansos, ada dugaan pelanggaran terhadap 5 juta data guru di Indonesia di mana database tersebut dijual di forum yang sama dengan nama user lost_key.

Dugaan pelanggaran data tersebut terdiri dari ID, nama, Nomor Identitas Pegawai Negeri Sipil (NIP), jenis kelamin, tempat tanggal lahir, NIK, alamat, nomor telepon dan lain sebagainya.

"If you are interested in this data, contact me at pm," kata user tersebut, yang dapat diartikan jika ada yang tertarik dengan database tersebut untuk menghubunginya melalui pesan langsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penjual juga menyediakan sampel data sebanyak 1.000. Total keseluruhan dari dugaan kebocoran data ini mencapai 2,49GB.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat

Kemensos Usut Dugaan Pegawai Pakai Duit Kementerian Buat Judi Online

Kementerian Sosial (Kemensos) tengah mengusut temuan indikasi oknum pegawai menggunakan uang anggaran kedinasan kementerian untuk transaksi judi online (judol).

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut