Ini Dia Penyebab Mood Swing

Ilustrasi penderita bipolar.
Sumber :
  • U-Report

VIVA Tekno  – Ada banyak alasan mengapa seseorang bisa mengalami mood swing. Mereka sering melibatkan banyak sistem biologis dan dengan demikian, penelitian seputar itu akan lebih kompleks dan berkelanjutan. 

img_title Jangan Langsung Anggap Menopause, Menstruasi Tak Teratur di Usia 40 Tahun Bisa Jadi Anovulasi, Apa Itu?

"Mood swing adalah perubahan suasana hati yang signifikan. Sementara kita kebanyakan merasakan dari senang ke sedih, perubahan suasana hati juga dapat mencakup peralihan dari tenang menjadi cemas atau dari perasaan tidak terganggu menjadi mudah tersinggung," kata Elizabeth Wassenaar, Direktur Medis Regional Pathlight Mood & Anxiety Center di Colorado.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perubahan suasana hati adalah bagian alami dari pengalaman manusia. Namun jika gejalanya ekstrem atau mengganggu kehidupan sehari-hari seseorang, itu mungkin memiliki penyebab yang mendasarinya.

img_title Bukan Cuma Hormonal, Ini 7 Kebutuhan Wanita Saat Menopause yang Sering Diabaikan

"Siapa pun dapat mengalami perubahan suasana hati sesekali, dan pada waktu-waktu tertentu dalam hidup kita, itu lebih umum," kata Wassenaar yang dikutip dari situs Live Science, Rabu, 15 Februari 2023. Itu termasuk selama perubahan hidup seperti pubertas, kehamilan, menopause, dan selama periode stres tinggi hingga kurang tidur.

Lalu apa yang menyebabkan mood swing? Banyak elemen yang berinteraksi memengaruhi suasana hati, termasuk faktor psikologis dan sosial, gaya hidup, juga perubahan fisiologis yang mendasarinya. Berikut adalah beberapa penyebab umum.

img_title Mudah Banget Dilakukan! 3 Kebiasaan Sehari-hari yang Terbukti Membantu Meredakan Gejala Menopause

Gangguan kesehatan jiwa

Ilustrasi penderita Bipolar

Photo :
  • U-Report

Kondisi kesehatan mental itu kompleks dengan beberapa gejala berbeda dan mekanisme mendasar yang dapat bervariasi dari orang ke orang. Namun, beberapa gejala terkait dengan perubahan suasana hati. 

"Masalah kesehatan mental memiliki komponen biologis dan neuropsikiatrik yang kompleks, termasuk gangguan pada tingkat neurotransmitter yang stabil, yang dapat menyebabkan ketidakstabilan suasana hati," kata Wassenaar.

Gangguan bipolar dikaitkan dengan perubahan suasana hati. Menurut Institut Kesehatan Mental Nasional, ini biasanya melibatkan episode berbeda dari perasaan sangat 'naik' yang diikuti dengan periode keputusasaan. 

Kurang tidur

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi Tidur

Photo :
  • Unsplash

Dalam hal suasana hati, tidur adalah hal mendasar, kata Ali Ross, seorang psikoterapis dan juru bicara UK Council for Psychotherapy (UKCP). Ini karena tidur mengganggu ritme sirkadian, yakni pola tidur-bangun seseorang selama 24 jam. Menurut Institut Nasional Ilmu Kedokteran Umum, ritme ini mendorong terjaga di siang hari dan tidur di malam hari. Gangguan pada ritme ini dapat mempengaruhi suasana hati. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut