Diam-diam Paket Paling Murah Netflix Dihapus

Paket Netflix.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Novina Putri Bestari

VIVA Tekno – Netflix telah menghentikan penawaran streaming bebas iklan termurahnya untuk warga negara Kanada, dalam sebuah langkah yang menimbulkan spekulasi tentang apa yang akan terjadi selanjutnya. 

img_title Centcom Klaim 95% Kapal Melintas di Selat Hormuz dengan Aman, Meski Dapat Serangan Kecil

Orang Kanada tidak lagi memiliki opsi untuk membayar $9,99 CAD per bulan (Rp113 ribu) untuk menonton layanan yang diblokir iklan dan akan dipaksa untuk mengeluarkan minimal $16,49 CAD per bulan (Rp187 ribu) agar tetap bisa menikmati layanan Netflix. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun ini bukan hal baru, menghilangnya layanan Basic secara diam-diam telah memicu desas-desus bahwa opsi tersebut di Inggris juga dapat segera diambil dari pasar, mungkin juga termasuk negara lainnya. 

img_title Bandara Riyadh Dibuka Lagi, AS Wanti-wanti Serangan Lanjutan Kelompok Houthi

Desas-desus ini muncul hanya sebulan setelah raksasa teknologi itu melakukan tindakan keras yang kontroversial dalam berbagi akun, dengan jutaan orang dilarang meminjamkan login kepada orang-orang di luar rumah tangga mereka.

Di tengah perubahan ini, keluhan membanjiri Twitter. Mereka mengatakan untuk pengguna yang sudah berlangganan layanan 'Dasar' untuk tetap mempertahankannya dalam artian tidak membatalkan langganan.

img_title 1.000 Karyawan Netflix Kena PHK, Ini Daftar Divisi yang Terdampak

Delapan wanita Indonesia yang bekerjasama dengan Netflix

Photo :
  • Netflix Indonesia

Selain opsi 'Standar' bebas iklan dengan harga US$15,49 (Rp175 ribu) di AS, pengguna memiliki kesempatan untuk membayar $19,99 (Rp226 ribu) untuk layanan 'Premium' pada empat perangkat sekaligus di 'Ultra HD'.

Opsi ini juga memungkinkan dua anggota tambahan dari luar rumah tangga dimasukkan ke dalam akun. Sedangkan opsi 'Standar' hanya menawarkan satu anggota tambahan.

Fitur anggota tambahan datang sebagai bagian dari pukulan Netflix terhadap berbagi akun, dengan siapa pun yang menggunakan VPN atau tinggal di negara lain diblokir dari slot anggota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Larangan itu datang ke 103 negara termasuk Inggris, AS, Prancis, Jerman, Australia, Singapura, Meksiko, dan Brasil, yang telah diuji pertama kali di Peru, Chili, dan Kosta Rika tahun lalu.

Gubernur BI, Destry Damayanti

Komentar Gubernur BI Usai Dolar AS Tembus Rp18.159

Usai dolar Amerika Serikat (AS) tembus Rp18.100, Gubernur BI, Damayanti jelaskan, bahwa pihaknya  terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut