Jangan Kebanyakan Minum Kopi, Ini Efek Negatif Kafein pada Tubuh

Minuman berkafein.
Sumber :
  • MedicineNet

VIVA Tekno – Banyak orang, khususnya para pekerja, yang membuka hari dengan secangkir kopi. Selain karena rasanya yang enak, efek dari kandungan kafein yang ada dalam kopi yang banyak dicari.

img_title Kopi vs Matcha, Mana yang Lebih Sehat untuk Jantung?

Kafein adalah zat yang umum dikonsumsi melalui minuman seperti kopi, teh, dan minuman energi. Meskipun memiliki manfaat tertentu, kafein juga dapat memiliki dampak negatif pada tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak banyak yang tahu, ini beberapa dampak negatif kafein pada tubuh meliputi:

img_title BTN Bidik Peningkatan Transaksi Harian di ICX 2026, Potensinya hingga Rp 4 Miliar

Kopi hitam tanpa kafein

Photo :
  • Eat This

1. Gangguan Tidur: Kafein dapat mengganggu pola tidur dan menyebabkan sulit tidur (insomnia), terutama jika dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur.

img_title PTPN I dan Geo Dipa Kaji Pemanfaatan Panas Bumi untuk Pengeringan Teh

Terkadang kita tak sadar, saat mengonsumsi satu cangkir es kopi susu pada pukul delapan malam dan akhirnya kesulitan tidur karena kafein. Menurut Very Well Health, kebanyakan orang harus berhenti minum kafein empat sampai enam jam sebelum tidur.

Namun, orang yang sangat sensitif terhadap stimulan ini mungkin ingin berhenti lebih awal pada hari itu atau menghindari kafein sama sekali

2. Ketergantungan: Konsumsi kafein secara berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan ketergantungan, di mana tubuh menjadi terbiasa dengan asupan kafein dan memerlukannya untuk tetap merasa segar.

3. Gangguan Pencernaan: Kafein dapat merangsang produksi asam lambung, yang dapat memperburuk gejala GERD atau asam lambung naik. Ini bisa menyebabkan sensasi terbakar di dada atau nyeri perut bagian atas.

Beberapa orang mungkin lebih rentan terhadap iritasi lambung akibat kafein, yang dapat menyebabkan perasaan kembung, mual, atau nyeri.

Kafein juga bisa mempengaruhi aktivitas kontraksi otot usus. Pada beberapa orang, ini dapat menyebabkan pergerakan usus yang lebih cepat, yang dapat mengakibatkan diare.

Selain itu, kafein dalam beberapa minuman, seperti kopi, juga dapat memperburuk gejala intoleransi laktosa pada orang yang sudah rentan terhadapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Kenaikan Detak Jantung: Kafein dapat meningkatkan detak jantung sementara, yang dapat mengganggu orang dengan masalah jantung atau tekanan darah tinggi.

5. Kecemasan dan Gelisah: Beberapa orang lebih sensitif terhadap kafein dan dapat mengalami peningkatan kecemasan, gelisah, atau tremor setelah mengonsumsinya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut