Stres Jadi Tanda Tubuh 'Lagi Protes'
- Indian Express
VIVA Tekno – Stres bagian tidak terhindarkan dalam hidup. Padatnya aktivitas sehari-hari bisa jadi salah satu pemicu meningkatnya level stres pada tubuh. Jika tidak dikelola dengan baik maka stres dapat menyebabkan masalah pada kesehatan fisik dan mempengaruhi kebugaran.
Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO merekomendasikan bahwa orang dewasa melakukan aktivitas aerobik sedang minimal 150 menit dalam satu minggu atau rata-rata 30 menit setiap harinya. Anda bisa mulai dengan olahraga ringan seperti berjalan, jogging, berenang, juga latihan ringan di rumah menggunakan bantuan barbel atau sofa.
Saat sedang stres, tubuh biasanya akan menunjukkan tanda-tanda, seperti mudah marah, berkeringat berlebihan, panik, dan sebagainya. Meski terkadang, ada kondisi di mana tubuh tidak memunculkan tanda-tanda tengah mengalami stres.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara mengelola stres yang baik dan benar. Berikut beberapa cara yang mungkin bisa membantu Anda mengelola stres, seperti dikutip dari keterangan resmi Garmin Indonesia:
Seorang wanita sedang berolahraga jogging
- tfsmedianetwork.com
Olahraga rutin
Tidak perlu diragukan lagi bahwa olahraga memberikan banyak manfaat positif pada tubuh. Selain menjadikan tubuh lebih sehat dan bugar, olahraga yang dilakukan secara rutin dapat membuat tubuh dan pikiran lebih rileks.
Selain itu, olahraga yang dilakukan rutin juga dapat membuat mood menjadi lebih baik. Tentunya ini akan memberikan manfaat dalam upaya mengelola stres. Pastikan untuk melakukan olahraga yang tidak terlalu berat dan sesuai dengan kapasitas agar tubuh bisa memperoleh manfaat.
Lakukan teknik pernapasan
Salah satu tanda yang muncul saat stres melanda adalah panik dan pernapasan menjadi lebih cepat. Untuk mengatasi masalah ini, Anda dapat melakukan teknik pernapasan.
Anda bisa melakukannya sambil berdiri, duduk di kursi yang menopang punggung, atau berbaring di tempat tidur atau matras yoga di lantai. Apapun posisi Anda, atur kaki Anda kira-kira selebar pinggul.
Lalu, biarkan napas Anda mengalir sedalam mungkin ke dalam perut Anda, tanpa memaksanya. Cobalah bernapas melalui hidung dan keluarkan melalui mulut. Bernafaslah dengan lembut dan teratur.