Threads Resmi Diluncurkan di Eropa

Threads.
Sumber :
  • Getty Images

Eropa – Meta's Threads, saingan Twitter, kini tersedia di Uni Eropa setelah adanya penundaan, yang kabarnya disebabkan oleh aturan blok tersebut yang melarang big tech.

img_title Sistem Modular Ubah Peta Teknologi Pendingin Udara

“Hari ini kami membuka Threads ke lebih banyak negara di Eropa,” CEO Meta Mark Zuckerberg mengumumkan pada hari Kamis di platform tersebut, dikutip VIVA Tekno dari Euronews.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Elon Musk (Twitter) Vs Mark Zuckerberg (Threads).

Photo :
  • Gizmodo.com

img_title Ilmuwan Indonesia Kembangkan Tempe Generasi Baru

Threads adalah aplikasi baru yang dibuat oleh tim Instagram. Seperti X, sebelumnya Twitter, ini memungkinkan pengguna untuk berbagi pembaruan teks dan bergabung dalam percakapan publik yang memberi pengguna 500 karakter, hampir dua kali lipat jumlah karakter yang diizinkan Twitter.

Threads pertama kali diluncurkan di Amerika Serikat, Inggris, dan 100 negara lainnya pada Juli 2023.

img_title Infrastruktur Digital Terus Berkembang, Banyak Pertumbuhan Industri Makin Bergantung

Alasan mengapa peluncuran di Eropa memerlukan waktu lima bulan lebih lama dilaporkan disebabkan oleh undang-undang Digital Markets Act (DMA) yang dirancang untuk mengendalikan penyalahgunaan yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan Teknologi Besar dan menyamakan kedudukan dengan bisnis-bisnis di Eropa sendiri.

Perusahaan Teknologi Besar memiliki waktu hingga Maret 2024 untuk mematuhi persyaratan DMA.

Aplikasi saingan Twitter milik Meta, Threads.

Photo :
  • The Verge

Saat Threads pertama kali diluncurkan, pengguna harus memiliki akun Instagram untuk menggunakan aplikasi ini. Namun, hal ini bertentangan dengan aturan DMA UE yang melarang preferensi diri sendiri.

Namun Meta mengatakan dalam postingan blognya pada hari Kamis bahwa mereka telah memperbarui layanannya sehingga pengguna tidak perlu memiliki akun Instagram untuk mengakses Threads.

Pembaruan lainnya adalah pada tahun 2024, Threads akan memperkenalkan layanan pengecekan fakta pihak ketiga yang akan meninjau dan menilai komentar palsu di Threads.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, pemeriksa fakta Facebook dan Instagram menilai konten yang hampir identik di Threads, namun mereka tidak dapat menilai konten Threads sendiri.

Pengecekan fakta dilakukan pada saat yang penting menjelang pemilu AS, namun juga membedakan Threads dari Twitter, yang telah dikritik karena meningkatkan disinformasi dan ujaran kebencian sejak Elon Musk mengambil alih Twitter dan menamainya X.

Wet and Dry Vacuum H16 Pro TriForce.

Robot Canggih Ini bikin ART Terancam

Merawat kebersihan rumah kini makin praktis berkat deretan inovasi teknologi terbaru tanpa harus melibatkan asisten rumah tangga (ART) lantaran adanya robot.

img_title
VIVA.co.id
4 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut