Cloudflare Down Hantam X dan ChatGPT, Bagaimana Nasib Data Pengguna?

Cloudflare Down
Sumber :
  • IST

Jakarta, VIVA – Layanan internet di berbagai negara mendadak kacau selasa 18 November 2025 setelah Cloudflare, salah satu penyedia utama layanan keamanan dan performa web mengalami gangguan besar. Akibatnya jutaan pengguna diberbagai negara mengalami kesulitan untuk login di beragai platform seperti X, ChatGPT, Zoom, Google Cloud dan sejumlah website perusahaan.

img_title PHK Besar-besaran di Cloudflare, Lebih dari 1.000 Karyawan Jadi Korban

Gangguan ini mulai terasa di Indonesia sekitar pukul 19.00 WIB Pengguna yang mencoba membuka situs-situs tersebut disambut dengan pesan yang mengatakan bahwa terjadi kendala pada layanan Cloudflare sehingga halaman tidak dapat ditampilkan. Sistem ini menyimpan data pengguna, pengaturan aplikasi, hingga detail autentikasi. Jadi ketika bermasalah, efeknya langsung merembet ke berbagai layanan dalam hitungan detik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cloudflare mengonfirmasi bahwa ada lonjakan trafik tak biasa mulai pukul 18.20 WIB. Lonjakan inilah yang memicu munculnya error 500 secara massal pada berbagai layanan yang menggunakan jaringan mereka. Perusahaan menyebut sebagian besar layanan sebenarnya tetap online, tetapi meningkatnya error membuat banyak pengguna terdampak.

img_title Cloudflare Akhirnya Patuh, Temui Alexander Sabar

Situs Downdetector mencatat hampir 5.000 laporan gangguan sekitar pukul 06.30 waktu AS bagian timur, lalu melonjak menjadi 10.383 laporan pada pukul 09.00 waktu setempat seiring makin luasnya dampak. Cloudflare kemudian memastikan bahwa layanan Access dan WARP sudah kembali normal setelah mereka menerapkan beberapa perubahan internal.

Kepada The Guardian, Cloudflare mengatakan mereka masih belum tahu apa penyebab lonjakan trafik abnormal tersebut. Tim teknis masih bekerja penuh untuk menstabilkan jaringan sebelum melakukan investigasi mendalam. Selama gangguan berlangsung, saham Cloudflare sempat turun sekitar 5% di perdagangan pra-pasar.

img_title Cloudflare Didenda Rp53 Miliar, Terbukti Terlibat Penyebaran Manga Bajakan

Lantas dengan insiden yang terjadi pada Selasa kemarin, apakah hal ini berdampak pada keamanan data pengguna? Melansir laman Economic Times.Indiantimes, Rabu 19 November 2025, untuk saat ini, semua bukti menunjukkan bahwa ini adalah gangguan layanan, bukan kebocoran data.

Cloudflare menegaskan tidak ada indikasi data pengguna, informasi akun, atau konten yang tersimpan diakses atau bocor selama insiden. Platform seperti X, ChatGPT, serta berbagai situs retail dan gim besar memastikan bahwa gangguan hanya mempengaruhi akses, bukan basis data internal. Artinya, sistem hanya gagal memuat, tapi tidak memaparkan data pribadi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut