Aset Keuangan Digital Makin Dilirik, Ini Perubahan yang Dihadapi

Ilustrasi keuangan digital
Sumber :
  • Iyashenko

Jakarta, VIVA - Aset keuangan digital semakin menjadi perhatian industri keuangan global. Perkembangannya tidak lagi terbatas pada perdagangan mata uang kripto, tetapi juga merambah tokenisasi saham, obligasi, dana investasi, hingga sistem pembayaran berbasis teknologi blockchain.

img_title Pajak Digital Jadi Sorotan, Apa yang Perlu Dilakukan Konsumen?

Perubahan ini berpotensi mengubah cara masyarakat berinvestasi, perusahaan mengelola aset, dan lembaga keuangan memproses transaksi. Namun, kemajuan teknologi tersebut juga membawa tantangan baru, mulai dari perlindungan investor hingga stabilitas sistem keuangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan Dana Moneter Internasional (IMF) pada April 2026, dikutip VIVA Kamis, (05/11 2026), mengenai tokenized finance menjelaskan bahwa tokenisasi dapat mengubah cara aset keuangan diterbitkan, diperdagangkan, dan diselesaikan.

img_title Pemerintah Gandeng Akademisi Perkuat Sinergi Inovasi Digital dan Pariwisata Berkelanjutan

1. Aset Tradisional Mulai Beralih ke Bentuk Digital

Tokenisasi adalah proses merepresentasikan aset atau kewajiban keuangan dalam bentuk token digital pada buku besar digital yang dapat diprogram.

img_title Globalkan Produk Unggulan RI, Pemerintah Gencar Buka Akses Pasar Digital di Mancanegara

Melalui teknologi ini, instrumen seperti saham, obligasi, dan unit dana investasi berpotensi diterbitkan atau diperdagangkan melalui infrastruktur berbasis blockchain maupun teknologi buku besar terdistribusi (DLT).

Komisi Eropa pada April 2026 menyebutkan bahwa tokenisasi berpotensi mengurangi hambatan pembayaran dan penyelesaian transaksi, meningkatkan pengelolaan likuiditas, serta menyederhanakan rekonsiliasi data.

Meski demikian, aset yang ditokenisasi tidak otomatis menjadi lebih aman atau lebih menguntungkan. Hak kepemilikan, dasar hukum, serta mekanisme penyelesaian transaksi tetap harus jelas.

2. Transaksi Berpotensi Lebih Cepat dan Efisien

Salah satu perubahan yang diharapkan dari aset keuangan digital adalah proses transaksi yang lebih efisien. Sistem digital yang saling terhubung berpotensi mengurangi tahapan administrasi dan kebutuhan pencocokan data secara manual.

IMF menyoroti potensi penyelesaian transaksi secara bersamaan, pengelolaan likuiditas berkelanjutan, dan penerapan kepatuhan melalui sistem yang dapat diprogram.

Dalam praktiknya, manfaat tersebut bergantung pada desain teknologi, kesiapan lembaga keuangan, dan aturan yang berlaku. Sistem baru juga harus mampu menangani gangguan operasional, kesalahan kode, serta risiko keamanan siber.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Stablecoin Ikut Mengubah Sistem Pembayaran

Stablecoin merupakan aset kripto yang dirancang untuk mempertahankan nilai relatif stabil terhadap aset acuan, misalnya dolar AS. Instrumen ini digunakan dalam ekosistem kripto dan berpotensi dimanfaatkan untuk pembayaran lintas negara.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut