Bisnis E-Commerce RI Dituntut Sejahterakan Pengusaha Kecil

Online shop.
Sumber :
  • Halomoney.

VIVA.co.id – Pertumbuhan e-commerce di Indonesia memang sedang berkembang. Perdagangan lewat daring itu menjadi andalan pemerintah untuk mendongkrak potensi ekonomi kreatif di Tanah Air.

img_title Perilaku Konsumen Era Digital: Keranjang Penuh, Tapi Dompet Selamat

Beragam pemain marketplace yang meramaikan pasar e-commerce di Indonesia juga membantu bertumbuhnya pelaku UKM yang terjun ke online. Meski sudah terbilang membantu UKM go online, penyedia marketplace diminta untuk betul-betul memperjuangkan pelaku UKM online dan ekonomi kreatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Misinya, apapun providernya harus menyejahterakan pelaku ekonomi kreatif. Tujuan akhir e-commerce adalah menyejahterakan pelaku ekonomi kreatif yang umumnya adalah pelaku UKM," jelas Deputi Infrastruktur dari Badan Ekonomi Kreatif Indonesia, Hari Santosa Sungkari, di acara persiapan ulang tahun ke-5 Lazada di Ballroom Thamrin Nine, Rabu 15 Maret 2017.

img_title Industri E-Commerce Indonesia: Antara Inovasi, Efisiensi dan Regulasi yang Mendukung

Hari mengatakan, e-commerce memang sedang menjadi salah satu fokus pemerintah dalam menumbuhkan ekonomi kreatif. Bagi pemerintah, kata dia, e-commerce mengakselerasi industri kreatif dan e-commerce adalah infrastruktur ekonomi kreatif.

Dia mengatakan, pemerintah sedang bekerja keras untuk menutupi kelemahan ekosistem e-commerce yakni dari sisi logistik dan sistem pembayaran. Bukti komitmen pemerintah itu, keluarnya peta jalan e-commerce dan paket ekonomi soal e-commerce.

img_title Berkah Ramadan, Produk UMKM di E-Commerce dan Pengiriman Melonjak Tajam

Hari mengatakan, wujud dari keluarnya kebijakan itu, pemerintah saat ini menggandeng banyak penyedia logistik untuk memperkuat ekosistem e-commerce.

"Kami ingin naikkan level (pelaku UKM) dari pengrajin menjadi industrialis," kata Hari.

Selain itu, demi memperkuat ekosistem, pemerintah tak memberikan batasan bagi penyedia platform marketplace.

"Provider bebas dalam akuisisi merchant. Kami berkewajiban menyiapkan mereka untuk bisa bersaing agar e-commerce menjadi kondusif,” lanjut dia. 

Kelemahan e-Commerce

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan itu, Hari mengakui jika tren e-commerce memang mendongkrak pelaku UKM yang terjun ke online. Melalui e-commerce, pelaki UKM bisa membuka pasar yang lebih luas ke seluruh Indonesia bahkan dunia. Tapi banyak tantangan yang menanti pelaku UKM yanh terjun ke e-commerce.

Dia menuturkan, masih banyak sisi negatif yang harus dilalui pelaku e-commerce di Tanah Air. Di saat pasarnya terbuka luas dengan terjun ke online, pelaku e-commerce juga makin mendapat banyak pesaing dari berbagai daerah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut