Misi Kota Sawahlunto Kenalkan Songket Silungkang pada Dunia

Kain Songket Silungkang.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Andri Mardiansyah

VIVA.co.id – Sawahlunto International Songket Carnival (SISCA) 2017 yang secara resmi sudah dibuka pada Jumat kemarin, 25 Agustus 2017, tidak hanya merupakan event untuk melestarikan budaya lokal dan menarik minat wisatawan untuk datang berkunjung ke Sawahlunto, Sumatera Barat.

Komplotan Kakap Curanmor Sawahlunto Punya Cara Cerdik Kelabui Polisi

Wali Kota Sawahlunto Ali Yusuf menyebutkan, gelaran tersebut juga ditujukan untuk mengenalkan songket khas Silungkang kepada dunia.

Bahkan tak tanggung-tanggung, saat ini Songket Silungkang tengah diperjuangkan untuk mendapatkan pengakuan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai salah satu warisan dunia.
Puluhan Keluarga di Bawah Ancaman Lubang Tambang Dalam Batu Bara
 
Songket Silungkang kata Ali Yusuf, merupakan budaya nasional yang bisa ditemukan di 163 daerah di Indonesia dan tersebar di 17 provinsi. Dengan demikian, melalui gelaran karnaval dan pameran ini, songket bisa merambah luas ke provinsi lain di Indonesia dan bisa memperluas pasar ke luar negeri. 
Ketika Kain Songket Dikemas Sesuai Gaya Kaum Urban
 
"Di event SISCA 2017 ini, kita punya misi khusus yakni, mengenalkan songket kepada dunia. Untuk itu, selain pemerintah tengah berupaya kuat mewujudkan itu, semua kalangan juga harus bersatu mengenal dan mempromosikan Songket Silungkang ini," kata Ali Yusuf di Sawahlunto, Sumatera Barat, Sabtu, 26 Agustus 2017.
 
Di samping mengemban misi mengenalkan Songket Silungkang kepada dunia, pemerintah Kota Sawahlunto pada bulan November 2017 mendatang juga akan mempromosikan Songket Silungkang kepada peserta Jambore Pemuda Indonesia (JPI). Para peserta yang berasal dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia akan dikenalkan dan diajarkan langsung cara membuat songket.
 
Kain Songket Silungkang.
 
Songket Silungkang (VIVA.co.id/Andri Mardiansyah)
 
Warna Songket Silungkang yang paling dominan dan sering digunakan adalah warna merah dan hitam. Sedangkan songket modifikasi saat ini sudah kaya akan warna, seperti warna hijau dan biru. Tak hanya warna, motifnya pun sudah banyak mengalami penyesuaian agar terlihat modis dengan model masa kini.
 
Songket merupakan produk tekstil yang telah dikenal sebagai warisan budaya Indonesia. Songket dikenal bukan hanya karena keindahan kilau benang emas dalam berbagai motif yang unik saja, melainkan juga karena fungsi sosialnya sebagai alat kelengkapan kostum tradisional.
 
Salah satu jenis songket yang memiliki sejarah panjang adalah Songket Silungkang dari Sumatera Barat. Songket Silungkang dikenal sebagai sebuah produk peradaban bernilai tinggi yang diminati oleh banyak wisatawan dan telah menjadi salah satu sumber ekonomi yang menopang kehidupan masyarakat dan pariwisata Sawahlunto.
Dermaga Objek Wisata Danau Kandih yang ambruk.

5 Wisatawan Tewas Tenggelam, Objek Wisata Danau Kandih Ditutup

Lima wisatawan itu tenggelam karena dermaga Danau Kandih ambruk. Sebelum tenggelam, mereka sempat swafoto.

img_title
VIVA.co.id
27 Mei 2021