Konsumsi Kangkung Berbahaya, Benarkah?

Kangkung Tauco
Sumber :
  • http://ikaray.net/resep/kangkungtauco.jpg

VIVA – Kangkung, siapa yang tak suka. Sayuran yang sering dijadikan sajian tumis dan plecing ini memiliki cita rasa gurih bahkan jika hanya sebatas dilalap saja.

img_title Pinkan Mambo Jual Kangkung Rp150 Ribu Seukuran Plastik Es Cekek, yang Review Istighfar Berulang Kali

Tanaman kangkung biasanya hidup di daerah yang berlumpur seperti rawa-rawa, parit, dan tepi sungai. Kangkung memiliki banyak manfaat salah satunya adalah kaya akan serat yang berguna untuk menjaga asam empedu dan mencegah kolestrol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya kaya serat, kangkung juga mengandung zat besi dan mineral yang baik bagi tubuh kita, sehingga bagi penderita anemia sangat dianjurkan. Selain itu, kangkung juga mengandung betakaroten tinggi yang berfungsi sebagai zat antioksidan yang menangkal radikal bebas seperti penyakit jantung, kanker, dan penyakit paru-paru.

img_title Tips Memasak Sayur Kangkung Agar Daunnya Tetap Hijau dan Segar

Namun dibalik manfaatnya yang cukup banyak, belum lama ini ramai dibicarakan bahwa kangkung termasuk sayuran yang dilarang di AS.

Menurut Federal Noxious Weed List USDA, kangkung dikelompokkan sebagai daftar sayuran beracun sejak Desember 2010 silam karena dianggap sebagai sayuran yang mengandung gulma berbahaya dan ada pula yang beranggapan bahwa dalam kangkung terdapat cacing yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Benarkah demikian?

img_title Tips Menyimpan Sayur Kangkung Agar Tetap Segar dan Tahan Lama Hingga Berhari-hari

Selain penelitian yang menyebutkan hal itu, kangkung juga dikenal sebagai makanan yang mampu membuat tubuh menjadi lemas dan ngantuk.

Bicara soal 'ngantuk dan lemas', pernahkah Anda merasakan ngantuk dan lemas luar biasa, bahkan ketika Anda merasa sudah istirahat cukup.

Secara umum, sebagian besar kasus kelelahan disebabkan oleh tiga hal yakni faktor gaya hidup, masalah psikologis atau kondisi medis. 

Tetapi, kelelahan juga bisa menjadi tanda dari gejala suatu penyakit. Kelelahan tidak sama dengan kantuk, meskipun pada umumnya lelah sering disertai keinginan untuk tidur dan kurangnya motivasi untuk melakukan aktivitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, bagaimana jika kondisi lelah anda disertai dengan jantung berdebar-debar? 

Ada beberapa kondisi berbeda bagi tubuh yang menyebabkan rasa sangat lelah dan jantung berdebar dengan lebih cepat, seperti kebiasaan konsumsi kafein secara berlebihan, merokok dan bisa jadi itu tanda anda kekurangan air putih karena tubuh anda akan tidak mampu menjaga keseimbangan elektrolit yang sesuai sehingga membuat kerja jantung menjadi tidak sesuai dengan aktivitas tubuh. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut