Sering Duduk Bisa Tingkatkan Risiko 9 Jenis Kanker

Ilustrasi wanita duduk
Sumber :
  • Pixabay/StockSnap

VIVA – Siapa sangka terlalu banyak duduk ternyata berkaitan dengan kanker. Menurut ahli, duduk selama berjam-jam berkaitan dengan lebih dari sembilan jenis kanker. 

img_title Labu Siam dapat Mencegah Penyakit Kanker? Ini Dia Makanan Sehat yang Bisa Jadi Pertahanan Tubuh!

Charles E. Matthews, seorang ahli epidemiologi di National Cancer Institute, memperingatkan bahwa kita butuh aktivitas fisik lebih banyak dari yang kita pikirkan, tapi yang terpenting adalah kita harus mengurangi duduk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan bahwa hanya satu jam saja duduk menonton televisi sehari, bahkan bisa membuat Anda yang sudah sangat aktif bergerak bertambah tinggi risikonya terkena tidak hanya kanker payudara dan usus besar, tapi juga sembilan jenis kanker lainnya seperti kanker paru dan leher atau kepala.

img_title Menguak Manfaat Ajaib Buah Manggis untuk Kesehatan Tubuh

Membagikan riset barunya pada sebuah konferensi, Matthews mengatakan mengganti hobi menonton Anda dengan berjalan cepat atau melakukan pekerjaan rumah bisa mengubah risiko ini.

"Menonton TV merupakan kompetitor besar terhadap aktivitas di luar rumah dan menjadi lebih aktif," ujar Matthews kepada American Association dalam konferensi Peningkatan Ilmu Pengetahuan di Texas, Amerika Serikat, seperti dikutip Daily Mail.

img_title Menguak Manfaat Ajaib Si Manis Buah Srikaya

Matthews melanjutkan, pikirkanlah aktivitas ringan dan perilaku sedentari yang bisa diganti satu sama lain. Inilah di mana aktivitas ringan seperti berjalan singkat atau melakukan banyak hal di rumah bisa membantu. Apapun selain duduk saja bisa lebih baik.

Panduan fisik terbaru bagi warga Amerika yang diterbitkan tahun 2008 merekomendasikan untuk menghindari kemalasan, ditambah dengan hingga 5 jam seminggu aktivitas ringan dan hingga 2,5 jam seminggu aktivitas berat yang dilakukan merata sepanjang pekan.

Menurut National Institute of Health, selain menjaga tubuh tetap ramping, olahraga itu bisa menurunkan risiko kematian akibat semua faktor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perilaku sedentari atau malas bergerak memiliki hubungan yang erat dengan kematian dini akibat penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, penyakit otak, masalah pernapasan, dan kanker.

Melakukan aktivitas fisik minimal, 7,5 jam per minggu, mengurangi risiko kematian hingga 20 persen dalam sebuah studi baru-baru ini.

Ilustrasi duduk terlalu lama di kantor

Sering Duduk Seharian Bekerja di Depan Laptop, Benarkah Bisa Bikin Ambeien?

Terlalu lama duduk disebut bisa memicu ambeien. Benarkah demikian? Simak penjelasan mengenai hubungan duduk lama, tekanan anus, dan risiko hemoroid. Baca di sini

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut