Ingin Hidup Bebas Stres, Menangislah Seminggu Sekali

Menurut survei, hanya 10 persen wanita yang bisa dengan mudah mencapai orgasme.
Sumber :
  • dok. pixabay

VIVA – Rahasia hidup bebas dari tekanan dan kegelisahan ternyata bukan hanya tertawa, tidur cukup, atau secangkir kopi hangat. Karena seorang akademisi Jepang mengklaim kalau cara paling baik untuk menghilangkan stres adalah menangis sekali, atau beberapa kali.

img_title 7 Bahasa Tubuh yang Menunjukkan Seseorang Sedang Menyimpan Banyak Stres

Seorang mantan guru sekolah menengah atas, Hidefumi Yoshida, menyebut dirinya sebagai 'guru air mata'. Ia menggelar workshop atau lokakarya rutin dan mengajar di seluruh Jepang mengenai manfaat psikologis dari menangis pada orang-orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menangis lebih efektif dibandingkan tertawa atau tidur dalam mengurangi stres," ujar Yoshida kepada Japan Times seperti dikutip laman The Independent.

img_title Pil Ekstasi Boleh Dipakai untuk Atasi Stres Berat

Yoshida menjelaskan bahwa mendengarkan musik yang membawa emosi, menonton film sedih dan membaca buku yang memancing air mata bisa memberikan manfaat besar pada kesehatan mental. Cara ini bisa menstimulasi aktivitas saraf parasimpatetik, yang memperlambat detak jantung, yang bisa memberikan efek menenangkan pada pikiran.

"Jika Anda menangis sekali seminggu, Anda bisa hidup bebas stres," ujar Yoshida menambahkan.

img_title Sering Begadang dan Banyak Pikiran? 3 Perubahan Ini Bisa Muncul di Kulit

Di tahun 2014, Yoshida bekerja sama dengan Hideho Arita, seorang profesor di Facultas Kedokteran di Universitas Toho di Tokyo, untuk meluncurkan serangkaian pembelajaran yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan manfaat menangis.

Sejak itu, Yoshida dibanjiri banyak permintaan dari sekolah-sekolah dan perusahaan untuk menggelar workshop dan aktivitas lainnya mengenai subjek tersebut.

Di bulan September, Yoshida memberikan pengajaran di Sekolah Menegah Atas Osaka di Daito City, Jepang, di mana 79 siswa menonton film dengan harapan hal itu bisa memancing tangis.

Mereka kemudian menulis esay yang juga mereka bacakan mengenai bagaimana perasaan mereka setelah pengalaman itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yoshida bukanlah orang pertama yang mengajarkan mengenai efek menangis. Di tahun 1981, sebuah studi berjudul 'Tear Expert' yang dilakukan oleh Dr William Frey di University of Minnesota mengklaim bahwa menangis dapat mengeluarkan endorfin, kemudian memancing perasaan bahagia dan sehat.

Studi lainnya yang dilakukan di tahun 2008 pada lebih dari 3.000 orang menemukan bahwa menangis membuat orang merasa jauh lebih baik dalam situasi yang sulit. Hal ini membuat para peneliti kemudian menyarankan bahwa memancing air mata seharusnya bisa digunakan sebagai bentuk terapi.(tp)

Ilustrasi depresi/stres.

Sering Bilang Baik-baik Aja? 7 Kalimat Ini Bisa Jadi Tanda Anda Sedang Menyembunyikan Stres

Sering mengatakan baik-baik saja saat menghadapi tekanan? Kenali 7 kalimat yang kerap diucapkan orang yang menyembunyikan stres dan kelelahan emosional.

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut