Gowes Sepeda di Malam Hari Picu Paru-paru Basah?

Pesepeda sedang berolahraga di kawasan Bintaro Jaya.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Dusep Malik

VIVA – Gowes alias bersepeda bisa dilakukan kapan saja termasuk malam hari. Tak sedikit yang aktivitasnya padat sehingga baru bisa bersepeda saat matahari terbenam. Tapi, adakah bahaya di balik gowes sepeda di malam hari?

img_title Mengajak Masyarakat Berolahraga dan Adopsi Gaya Hidup Sehat di Gowes 90 Tahun 90 KM

Banyak yang merasa lebih suka berolahraga di malam hari lantaran udara sejuk serta waktu luang usai bekerja di pagi hari. Tren gowes di malam hari ini memberi tanda tanya besar akan dampak yang terjadi pada tubuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, tak sedikit yang menganggap bahwa bersepeda di malam hari kerap memicu masalah kesehatan. Benarkah gowes malam picu paru-paru basah?

img_title GP Ansor Ungkap Makna Gowes 90 KM, Simbol Perjuangan Menuju Indonesia Emas 2045

Baca juga: Awas Jangan Keasyikan Gowes, Radang Prostatitis Mengancam

"Paru-paru basah atau pnumoni disebabkan virus atau bakteri pada kelompok imunitas rendah. Pada saat bersepeda malah bagus karena meningkatkan imunitas. Begitupun saat malam hari, tidak memicu paru-paru basah," ujar dokter Spesialis Kesehatan Olahraga, dr. Grace Joselini SpKO, dalam acara Hidup Sehat, tvOne, Jumat 10 Juli 2020.

img_title Gowes Jakarta-Malang Dimulai, Mau Menginspirasi Lansia agar Tetap Aktif

Grace mengingatkan agar saat bersepeda di malam hari, cukup melaju dengan intensitas ringan hingga sedang. Selain itu, beri jeda untuk beristirahat sebelum waktunya tidur di malam hari.

"Intensitas sedang sehingga waktu tidur tidak terganggu. Jeda antara tidur dan sepeda sekitar 2 jam sehingga ada waktu tubuh untuk relaks," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun perbedaan bersepeda saat pagi dan malam hari, menurut Grace, cukup terasa pada tubuh. Dari teori yang ada, bersepeda di pagi hari tetap lebih banyak memberi manfaat dibanding saat malam.

"Pagi atau malam hari sama baiknya. Tapi, manfaat pada pagi hari bisa meningkatkan imunitas dan aktivitas vitamin D pada tubuh," paparnya.

Pria ini nekat gowes seperda 600 km demi pulang kampung ke DI Yogyakarta.

Pria Ini Nekat Gowes Sepeda 600 Km demi Bisa Mudik

Pria asal Gunung Kidul ini nekat mudik dengan sepeda sejauh 600 KM dari Cikarang ke Yogyakarta. Butuh 4 hari 4 malam di perjalanan demi bisa berkumpul dengan keluarga.

img_title
VIVA.co.id
31 Maret 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut