Studi: Apakah Golongan Darah Menentukan Tingkat Keparahan COVID-19?

Golongan darah
Golongan darah
Sumber :
  • Times of India

VIVA – COVID-19 adalah penyakit menular pada sistem pernapasan bagian atas yang menyerang orang-orang dari semua kelompok umur. Tetapi ada beberapa kategori orang yang berisiko lebih tinggi terkena infeksi dibandingkan dengan yang lain. 

Virus ini menyebabkan gejala serius pada orang di atas 60 tahun atau dengan kondisi kesehatan seperti penyakit paru-paru atau jantung, diabetes atau kekebalan yang terganggu. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa itu bahkan mungkin lebih menular bagi orang-orang dengan golongan darah tertentu.

Sebuah studi baru yang dirilis oleh Rumah Sakit Sir Ganga Ram (SGRH) menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah A, B dan Rh+ lebih rentan terhadap infeksi Covid-19. Selain itu, mereka yang bergolongan darah O, AB, dan Rh- memiliki risiko infeksi yang lebih rendah, dikutip dari Times of India.

Sesuai temuan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Cellular and Infection Microbiology, pria dengan golongan darah B lebih rentan terhadap infeksi dibandingkan dengan wanita dari kelompok yang sama. Dalam kasus golongan darah AB, orang kurang dari 60 tahun lebih rentan terhadap infeksi.

Risiko infeksi

Sementara penelitian memperjelas bahwa golongan darah memang memiliki hubungan dengan risiko infeksi, itu tidak mengungkapkan apa pun tentang tingkat keparahan atau kematian penyakit tersebut.

Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah A dan Rh+ membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih, sedangkan mereka yang bergolongan darah O dan Rh- dapat pulih dengan cepat. Beberapa penelitian sebelumnya juga menyebutkan bahwa orang dengan golongan darah A lebih rentan terhadap infeksi Covid-19.