Pusing Usai Makan Daging Bebek? Ini Penjelasan Dokter

Ilustrasi stres/sakit kepala/pusing.
Sumber :
  • Freepik/freepik

VIVA – Daging bebek memiliki cita rasa yang lebih gurih dibanding jenis daging unggas lainnya. Namun, tak sedikit yang merasa was-was mengonsumsi daging bebek karena mengandung tinggi kolesterol. 

img_title Jika Dikonsumsi Pagi Hari untuk Sarapan, Makanan Ini Ternyata Bisa Bantu Turunkan Kolesterol

Bahkan, tak sedikit yang mengeluhkan gejala pusing setelah mengonsumsi daging bebek. Lalu, benarkah daging bebek bisa menyebabkan sakit kepala setelah mengonsumsinya? 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Spesialis gizi klinik, dr. Feni Nugraha, MARS, M.Gizi, SpGK, menjelaskan, hal itu adalah fakta. Mengonsumsi daging bebek ternyata bisa menimbulkan gejala pusing. 

img_title 4 Buah yang Bisa Membantu Menjaga Kesehatan Jantung, Tekanan Darah dan Kolesterol

"Jadi daging bebek tinggi akan kandungan kolesterol. Per 100 gram daging bebek mengandung kurang lebih 84 mg," ujarnya dalam tayangan Hidup Sehat tvOne, Jumat 11 Februari 2022. 

Nasi Bebek Goreng

Photo :
  • U-Report

img_title Bukan Cuma Kolesterol, Ini yang Terjadi pada Pembuluh Darah saat Usia Makin Bertambah

Dokter Feni lebih lanjut mengungkapkan, ketika seseorang mengonsumsi daging bebek secara berlebihan, inilah yang akhirnya menyebabkan pusing. 

"Ketika Anda mengonsumsi daging bebek secara berlebihan, maka hal inilah yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah Anda. Inilah yang menyebabkan adanya keluhan pusing setelah mengonsumsi bebek," ungkapnya. 

Selain itu, dokter Feni juga menjelaskan, daging bebek juga tinggi akan kandungan lemak. Dalam 100 gram daging bebek, mengandung lemak kurang lebih 28 gram, di mana 35 persen di antaranya adalah lemak yang jenuh. 

Lalu, berapa batasan kolesterol yang bisa dikonsumsi agar tidak menimbulkan masalah kesehatan? 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Batasan kolesterol individu normal adalah 300 mg per hari. Tapi bagi Anda yang memiliki kolesterol tinggi, batasan mengonsumsi kolesterol per harinya hanya sebesar 200 mg saja," papar dr. Feni Nugraha.

Kol goreng

Menkes Budi Peringatkan Bahaya Kol Goreng, Singgung Risiko Kanker dan Kolesterol

Kol goreng menjadi salah satu pelengkap favorit saat menyantap ayam atau lele penyet. Rasanya yang gurih dengan tekstur renyah membuat banyak orang suka.

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut