Dianggap Tinggi Lemak, Ini Manfaat Daging Bebek Bagi Kesehatan
- VIVA.co.id/Bobby Andalan
VIVA – Daging bebek kerap menjadi salah satu pilihan pangan lezat untuk berbagai menu seperti digoreng atau dibakar dengan bumbu lezat dan kaya rempah. Tak heran, daging bebek merupakan sumber makanan yang penting dan memberikan nutrisi penting bagi kesehatan dan pertumbuhannya. Namun, benarkah tinggi lemak?
Daging bebek lebih rendah lemak (23 persen) dibandingkan dengan ayam yang dibeli di toko (40 persen). Orang-orang menyukai daging bebek karena tekstur dan rasanya yang juicy. Hati, ampela, jantung, dan telur juga dimakan. Daging bebek menjadi sumber makanan yang sangat baik yang berarti memasok 25 persen nutrisi atau lebih per hari mulai dari protein, zat besi, dan lemak omega-3.
Bagian paha dan kulit memiliki jumlah lemak yang lebih tinggi. Sementara, daging dada memiliki lebih sedikit lemak. Jumlah Recommended Dietary Allowance (RDA) didasarkan pada kebutuhan gadis berusia 14 – 18 tahun. Nah, daging bebek memiliki segudang manfaat lho.
Dikutip dari berbagai sumber, daging bebek merupakan sumber protein yang sangat baik. Protein membuat kita tetap sehat dengan membangun dan memperbaiki otot, kulit, dan darah kita.
Selain itu, daging bebek merupakan sumber zat besi yang sangat baik, menyediakan 50 persen zat besi yang kita butuhkan dalam sehari. Zat besi membantu membuat darah sehat yang mengalir melalui tubuh kita, memberi kita energi dan membuat kita tumbuh. Darah yang sehat membuat kita tidak mudah lelah.
Namun, pengolahan daging bebek harus dimulai dengan praktik penanganan makanan yang aman melalui cuci tangan dan peralatan masak. Makan daging hanya jika dimasak, dikeringkan dengan benar. Untuk menyimpan daging, gunakan hanya wadah atau tas bersih yang dibuat untuk penyimpanan makanan.
Bicara soal daging bebek, Karis, mitra Wahyoo Kitchen Partner Tambora, pada awalnya berfokus pada bisnis makanan ringan dan warteg. Setelah menjadi mitra Wahyoo, Karis memperluas bisnis kulinernya dengan brand Bebek Goreng Bikin Tajir (BGBT) yang berada di bawah naungan Wahyoo Kitchen Partner dan berhasil menghasilkan peningkatan omset bisnis hingga 50%.
“Bisnis Bebek Goreng Bikin Tajir saya juga sangat berdampak kepada saya dimana sekarang bisa membantu membeli kebutuhan sehari-hari serta membantu kebutuhan usaha anak saya. Omset usaha saya juga meningkat sejak bekerjasama dengan Wahyoo dan membuka Bebek Goreng Bikin Tajir,” tuturnya.