5 Cara Efektif Menghilangkan Lemak Perut

Ilustrasi perut
Sumber :
  • Freepik: drobotdean

VIVA Lifestyle – Lemak perut kerap kali dikeluhkan oleh banyak orang dewasa di Indonesia. Meski demikian, lemak perut lebih dari sekedar gangguan yang membuat pakaian kamu terasa kencang.

img_title Sering Begadang dan Banyak Pikiran? 3 Perubahan Ini Bisa Muncul di Kulit

Lebih dari itu, lemak perut memiliki risiko gangguan kesehatan. Seperti dikutip dari healthline, salah satu dari jenis lemak perut disebut sebagai lemak visceral, merupakan faktor risiko utama terjadinya diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, bagaimana cara menurunkan kadar lemak perut atau lemak visceral dalam tubuh jika dirasa keberadaannya sudah sangat mengganggu bahkan dapat mengancam kesehatan?

img_title Bukan Boros, 8 Barang Ini Jadi ‘Pelarian’ Gen Z dan Milenial saat Stres

Ilustrasi perut buncit - lemak perut

Photo :
  • Freepik: Anastasia Kazakova

1. kurangi konsumsi alkohol

img_title Diet Gagal Berulang Kali? Mungkin Bukan Kurang Disiplin, Ini Faktor yang Perlu Diperhatikan

Jangan minum alkohol terlalu banyak, hal ini dikarenakan alkohol dapat membuat perut kamu bertambah besar. Mengurangi alkohol dapat membantu menurunkan lemak di perut dan mengurangi ukuran pinggang.

Satu studi tentang penggunaan alkohol melibatkan lebih dari 2000 orang membuktikan, orang-orang yang tidak minum alkohol memiliki lebih sedikit lemak perut daripada mereka yang minum alkohol setiap hari.

2. Konsumsi banyak serat

Serat larut menyerap air dan membentuk gel yang membantu memperlambat makanan saat melewati sistem pencernaan. Asupan serat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, mengurangi jumlah kalori yang diserap dari makanan, serta membantu mengendalikan gula darah.

Beberapa makanan kaya serat meliputi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan polong-polongan seperti kacang dan lentil. Buah dengan embel-embel "beri" seperti stroberi, rasberi dan beri hitam juga merupakan sumber serat larut dan tidak larut yang kaya akan nutrisi, membantu mencegah penyakit kardiovaskular dan penyakit kronis lainnya

3. Konsumsi makanan berprotein tinggi

Seperti yang rutin disampaikan ahli kesehatan, Protein adalah nutrisi yang sangat penting untuk manajemen berat badan. Asupan protein yang tinggi meningkatkan pelepasan hormon kepenuhan PYY, yang menurunkan nafsu makan dan meningkatkan rasa kenyang.

Protein juga meningkatkan tingkat metabolisme dan membantu kamu mempertahankan massa otot selama penurunan berat badan. Beberapa penrlitian menunjukan bahwa orang yang makan banyak protein cenderung memiliki lebih sedikit lemak perut daripada mereka yang makan rendah protein.

Berikut sumber protein yang baik untuk menurunkan lemak perut: daging, ikan, telur, susu dan kacang polong

Ilustrasi perut buncit

Photo :
  • Freepik

4. Kelola stres

Stres dapat membuat kamu bertambah gemuk dengan memicu kelenjar adrenal untuk memproduksi kortisol, yang juga dikenal sebagai hormon stres. Penelitian menunjukkan bahwa kadar kortisol yang tinggi meningkatkan nafsu makan dan mendorong penyimpanan lemak perut.

Terlebih lagi, wanita yang sudah memiliki pinggang besar cenderung memproduksi lebih banyak kortisol sebagai respons terhadap stres. Untuk membantu mengurangi lemak perut, lakukan aktivitas menyenangkan yang menghilangkan stres. Misalnya berlatih yoga atau meditasi bisa jadi metode yang efektif.

5. Puasa

Puasa baru-baru ini menjadi sangat populer sebagai metode penurunan berat badan dan mengurangi kadar lemak di perut. Kamu dapat melakukannya sebagaimana yang dilakukan umat Muslim di bulan Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laporan studi tentang puasa, orang yang melakukan puasa mengalami penurunan 4-7% lemak perut dalam 6-24 minggu. Meskipun metode puasa tampaknya menjadi pilihan yang lebih baik, segera hentikan kegiatan tersebut jika kamu mengalami efek negatif.

Ilustrasi stres berat.

Pil Ekstasi Boleh Dipakai untuk Atasi Stres Berat

Selandia Baru resmi mengizinkan penggunaan MDMA (ekstasi dan molly) kelas farmasi untuk mengobati penderita gangguan stres pascatrauma (PTSD). Australia sudah melakukan.

img_title
VIVA.co.id
4 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut