Tembakau Alternatif Lebih Rendah Risiko daripada Rokok, Ada Buktinya?

Rokok elektrik model Podstick
Sumber :
  • ist

JAKARTA – Kajian ilmiah dari dalam dan luar negeri telah membuktikan produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektrik atau vape, dan kantong nikotin, memiliki profil risiko yang lebih rendah daripada rokok. Oleh karena itu, akses dan informasi yang akurat tentang produk ini dibutuhkan untuk membantu perokok dewasa beralih dari kebiasaannya.

img_title Dirjen Bea Cukai Masih Kaji Skema Layer Baru, Penjual Rokok Ilegal Bakal Ditarik ke Jalur Legal

Lantas, adakah buktinya? Seperti apa faktanya? Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (SF-ITB) telah melakukan kajian literatur ilmiah dengan tajuk Kajian Risiko (Risk Assessment) Produk Tobacco Heated System (THS) Berdasarkan Data dan Kajian Literatur yang bertujuan untuk menghitung perkiraan tingkat risiko produk tembakau yang dipanaskan.

img_title Kenapa HP Bisa Terbakar atau Meledak? Ini Penjelasan tentang Baterai Lithium-Ion yang Perlu Dipahami

Tim Peneliti dan Guru Besar SF-ITB Prof. Dr. rer. nat. Rahmana Emran Kartasasmita, M.Si., menjelaskan hasil kajian literatur ilmiah menyimpulkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan memiliki profil risiko yang lebih rendah daripada rokok.

Meski produk tersebut tidak bebas risiko, namun paparan zat berbahaya dan berpotensi berbahaya (harmful and potentially harmful constituents) dari produk tembakau yang dipanaskan terbukti lebih rendah daripada asap rokok.

img_title Aturan Tembakau Diperketat, 90 Persen Responden Soroti Potensi Pergeseran Pasar

Vape atau rokok elektrik.

Photo :
  • Unicare Clinic

“Kalau dipikir sederhana secara logika, tentu saja dengan dipanaskan seharusnya lebih sedikit komponen zat berbahaya dan berpotensi berbahaya yang terbentuk secara kualitatif, jenis, maupun kuantitatif kadarnya,” kata Prof. Emran.

Hasil kajian SF-ITB tersebut juga selaras dengan kajian ilmiah yang dilakukan oleh lembaga-lembaga kesehatan internasional, termasuk Public Health England yang saat ini bernama UK Health Security Agency (UKHSA) dan UK Committee on Toxicology (COT).

Kajian tersebut merupakan bagian dari Food Standards Agency, yang menyimpulkan produk tembakau yang dipanaskan memiliki risiko hingga 90-95 persen lebih rendah daripada rokok.

Hal tersebut juga didukung fakta bahwa produk tersebut menerapkan sistem pemanasan, bukan sistem pembakaran seperti rokok, sehingga tidak menghasilkan TAR yang bersifat karsinogenik atau dapat menyebabkan kanker.

Oleh karena itu, produk tembakau yang dipanaskan berbeda dengan rokok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Vape atau rokok elektrik.

Photo :
  • Shamieh Law

Lebih lanjut, salah satu bukti efektivitas produk tembakau alternatif, utamanya rokok elektrik atau vape, dalam membantu perokok dewasa beralih dari kebiasaannya juga diungkapkan dalam laporan terbaru Cochrane Review pada November 2022.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut