Kebanyakan Makan Tempe Bikin Mandul Pria?

Tempe goreng
Sumber :
  • TasteAtlas

Jakarta, VIVA – Tempe menjadi salah satu makanan olahan dari kedelai yang paling digemari masyarakat Tanah Air. Berbagai olahan tempe seperti tempe goreng, tempe mendoan, tempe bacem hingga tumis tempe adalah menu makanan yang mampu menggoyang lidah.

img_title Orang AS Ketagihan Tempe, Produk Pangan RI Laris hingga Rp 150 Miliar di New York

Belum lagi tambahan nasi putih hangat dan sambal serta kerupuk akan membuat makan Anda semakin nikmat. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya di Indonesia saja, selama beberapa tahun belakangan ini tempe juga begitu populer di negara-negara barat.

img_title Tak Perlu Digoreng, Ternyata Tempe Mentah Bisa Bikin Wajah Bersih dan Penceranaan Lebih Sehat

Bahkan saking populernya, harga tempe di sana jauh lebih mahal. Biasanya tempe sendiri sering diolah menjadi menu steak oleh sejumlah orang yang menganut pola makan vegetarian.

Tempe Crispy

Photo :
  • dapurumami

img_title Bernilai Ekonomi & Budaya, Pemerintah Dorong UNESCO Tetapkan Tempe Jadi Warisan Budaya Dunia

Namun, banyak asumsi juga menyebut bahwa makan terlalu banyak tempe terutama pada pria bisa menyebabkan kemandulan.

Benarkah demikian? Terkait dengan hal itu, dokter Tirta angkat bicara. Dalam video yang diunggah di tayangan YouTube resmi dr. Tirta, pria berkacamata itu punya jawaban tersendiri. 

“Ini pertanyaan yang jujur klise tapi harus kujelaskan secara ilmiah, ini pertanyaan sulit,” kata dr. Tirta.

Dijelaskan oleh dokter Tirta bahwa konsumsi kedelai yang berlebihan itu memang akan memicu sebuah hormon yang akan menyebabkan munculnya hormon estrogen pada pria.

Dokter Tirta di KPK

Photo :
  • VIVA.co.id/Zendy Pradana

Namun hal ini bisa terjadi jika pria mengonsumsi kedelai dalam jumlah yang berlebihan. Sebagai informasi, hormon estrogen sendiri adalah salah satu hormon seks wanita yang diproduksi oleh ovarium.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hormon esterogen sendiri berfungis untuk mengatur siklus menstruasi, menunjang kehamilan yang sehat hingga membantu menjaga kesehatan jantung. Selain itu, hormon esterogen juga dapat memengaruhi suasana hati, memori dan libido wanita. 

“Berlebihannya berapa itu harus kita cari tahu lebih dahulu, karena banyak penelitian yang masih mendebatkan hal ini. Tapi intinya kalau kamu konsumsi kedelai dalam batas normal, tidak berlebihan tidak masalah. Berlebihan itu misalnya gimana? Misal kammu makan 220 tempe per hari atau sekitar 15kg kedelai,” jelas dia.

Ilustrasi Tempe

Ilmuwan Indonesia Kembangkan Tempe Generasi Baru

Tim peneliti Universitas Indonesia mengembangkan ragi tempe generasi baru yang dirancang lebih adaptif terhadap perubahan kondisi lingkungan selama proses fermentasi.

img_title
VIVA.co.id
2 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut