Studi: Wanita Perokok Pasif dapat Sebabkan Mandul

Ilustrasi dilarang merokok
Sumber :
  • Freewallpaper
VIVA.co.id
img_title Kemenperin Diminta Revisi Road Map Industri Rokok
- Sebuah studi baru menyatakan bahwa perokok pasif dapat menyebabkan kemandulan dan mungkin menyebabkan menopause dini. Wanita yang merokok berlebihan, memiliki kesempatan lebih tinggi setidaknya 1-2 tahun sebelum menopause.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Bonus Demografi Indonesia Terancam Bahaya Rokok
Dibandingkan dengan bukan perokok dan bukan perokok pasif, risiko tampaknya tinggi pada perokok dan perokok pasif. 

img_title Cara Mudah Menjaga Kesehatan Paru-paru
Ketika pada ahli kesehatan mencoba untuk mempelajari hubungan antara kesehatan perempuan dan merokok (baik aktif maupun pasif), mereka menemukan bahwa perempuan harus menjauhi dari segala macam rokok karena alasan kesehatan.

Efek samping dari perokok pasif

Masalah dengan tembakau adalah racun yang terkandung di dalamnya memengaruhi sistem reproduksi pada berbagai tingkatan. Selain itu, menurut penelitian ini, tembakau juga mengganggu aktivitas hormon dalam tubuh.

Dilansir laman Boldsky, para ahli kesehatan mempelajari kebiasaan merokok dan masalah kesuburan dan waktu menopause pada hampir 100 ribu wanita sebagai bagian dari penelitian ini.

Temuan penelitian ini jelas membuktikan bahwa risiko menopause dini dan mandul meningkat, ketika seseorang terpapar asap dari tembakau dengan cara apapun. 

Risiko masalah kesuburan dikatakan 15 persen lebih tinggi pada perokok dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. Dan, risiko menopause dini dikatakan sekitar 25 persen pada perokok dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok.

Para ahli kesehatan juga terkejut, ketika melihat wanita yang perokok berat dapat terjadi menopause hampir dua tahun sebelumnya. Dan, ketika wanita merokok lebih dari dua bungkus sehari, mereka mengalami menopause hampir 18 bulan sebelum usia sebenarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Sedangkan perokok pasif dikatakan mengalami menopause, terjadi satu tahun sebelum usia sebenarnya. Jadi, sekarang kita memiliki alasan lain yang baik untuk mengucapkan selamat tinggal kepada racun. (asp)
Ilustrasi Vaping

Ini Penyebab Rokok Elektrik Makin Digemari Remaja

Mereka yang sudah mencoba sulit lepas dari ketergantungan.

img_title
VIVA.co.id
8 Agustus 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut