Italia Jadi Negara Tersehat di Dunia

Venice, Italia
Sumber :
  • Pixabay/ mfoddo

VIVA.co.id – Jika membicarakan tentang mendapatkan hidup yang panjang umur, Italia adalah tempat yang harus Anda tuju.

img_title Inter Milan Menang Susah Payah, Gol Francesco Pio Esposito Selamatkan Nerazzurri dari Lecce

Karena, dilansir laman The Independent, negara berbentuk sepatu boot itu dinilai sebagai negara paling sehat di Bumi oleh Bloomberg Global Health Index dari 169 negara di dunia lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diperkirakan, seorang bayi yang lahir di Italia bisa memiliki usia harapan hidup sampai 89 tahun. Tetapi, sekitar 4.500 kilometer selatan Italia, di Sierra Leon, rata-rata bayi baru lahir akan meninggal di usia 52 tahun.

img_title Pastor Pelaku Perbudakan Seks di Italia Masih Pimpin Misa, Menyedihkan

Meski Italia, termasuk di dalam salah satu negara sangat berkembang, tetapi pertumbuhannya mengalami stagnasi selama puluhan tahun. Hampir 40 persen anak muda Italia, tidak memiliki pekerjaan dan dibebani oleh utang tertinggi di dunia.

Meski demikian, kondisi orang Italia masih lebih baik dibandingkan dengan orang Amerika, Kanada, dan Inggris, yang banyak menderita tekanan darah tinggi, kolesterol, dan kesehatan mental yang buruk.

img_title Cerita Mualaf Italia, Beratnya Tantangan Sebagai Muslim di Sana

Selain itu, ujar dokter dan CEO organisasi penyembuhan global Project Hope, Tom Kenyon, Italia juga punya jumlah dokter yang berlebih. Bahkan, salah satu program televisi yang paling banyak ditonton dan bertahan paling lama adalah A Doctor in the Family.

Pola makan di sana, juga kaya akan sayuran dan ditaburi dengan minyak zaitun extra virgin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiap negara yang masuk dalam indeks tersebut, dinilai berdasarkan berbagai variabel seperti usia harapan hidup, penyebab kematian, dan faktor risiko mulai dari tekanan darah tinggi, penggunaan tembakau, hingga malnutrisi dan ketersediaan air bersih.

Islandia, Swiss, Singapura, dan Australia menempati lima besar negara tersehat di dunia dalam indeks tersebut. (asp)

Aksi protes di Iran (ilustrasi)

Italia, Jerman hingga Spanyol Imbau Warganya Tinggalkan Iran

Iran telah diguncang gelombang protes sejak 28 Desember akibat anjloknya nilai tukar mata uang rial dan memburuknya kondisi ekonomi. Demonstrasi meluas ke berbagai kota

img_title
VIVA.co.id
15 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut