Sulit Bicara dan Benjolan Leher, Gejala Kanker Nasofaring

Kim Woo Bin menderita kanker nasofaring.
Sumber :
  • Soompi

VIVA.co.id – Agensi Kim Woo Bin telah mengumumkan kepada para penggemar bahwa aktor tampan Korea tersebut mengidap penyakit kanker nasofaring. Perlu diketahui, kanker jenis ini menyerang organ tubuh di antara kepala dan leher, di mana dimulai di bagian atas tenggorokan hingga area belakang hidung. Kanker ini tergolong langka.

img_title Lebih dari 400 Ribu Kasus Kanker Baru di Indonesia, 70 Persen Terlambat Didiagnosis

Dilansir dari laman Web MD, gejala kanker nasofaring antara lain adalah kesulitan bicara, termasuk suara serak, infeksi telinga yang terus datang kembali, nyeri atau mati rasa di daerah wajah, sakit kepala, gangguan pendengaran dan telinga berdengung. Kemudian terdapat benjolan di leher atau hidung, mimisan, hidung tersumbat dan sakit tenggorokan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perlu diingat, gejala seperti itu lebih cenderung menjadi tanda banyak penyakit dan kondisi kesehatan lainnya yang jauh lebih serius daripada kanker nasofaring. Jika mengalami gejala di atas, temui dokter atau perawat Anda. Hanya orang medis yang berpengalaman yang bisa mendiagnosis atau mengobati kanker nasofaring.

img_title Menkes Budi Gunadi: Penyakit Kanker Bisa Diobati dengan Melakukan Skrining Lebih Awal

Dokter atau perawat biasanya akan memeriksa dari bagian telinga, hidung, dan tenggorokan. Anda mungkin akan dirujuk ke dokter yang mengkhususkan diri di area ini, yang disebut otolaryngologist.

Sebagian besar pasien dengan kanker nasofaring memiliki benjolan di leher. Ini adalah pertanda bahwa kanker tersebut menyebar ke kelenjar getah bening. Jika pemeriksaannya tidak normal, dokter Anda mungkin merekomendasikan biopsi. Biopsi adalah pengangkatan sejumlah kecil jaringan untuk pemeriksaan di bawah mikroskop.

img_title Profil Shannen Doherty, Bintang Beverly Hills 90210 Meninggal Dunia Usai Melawan Kanker Payudara

Jika ada benjolan di leher, biopsi bisa dilakukan dengan memasang jarum yang sangat tipis dan berongga ke dalam benjolan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terdapat empat stadium kanker nasofaring. Semakin rendah jumlahnya, semakin sedikit kanker yang telah menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Stadium 1 disebut stadium dini kanker nasofaring. Tahap 2 disebut stadium menengah kanker nasofaring. Tahapan 3 dan 4 disebut kanker nasofaring stadium lanjut atau stadium akhir. Jika kanker nasofaring kembali, itu disebut kanker kambuhan.

Ilustrasi kanker payudara. (Unsplash.com/Angiola Harry)

Dokter Ungkap Upaya Menurunkan Stadium Kanker dan Meningkatkan Harapan Hidup Pasien di Indonesia

Upaya menurunkan stadium kanker dan meningkatkan harapan hidup pasien dilakukan lewat deteksi dini, navigasi pasien, riset klinis, dan penguatan ekosistem onkologi.

img_title
VIVA.co.id
13 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut