Makan di Pasar Papringan, Serasa Balik Kampung

Pasar Papringan
Sumber :
  • VIVA/ Rintan Puspitasari

VIVA – Masih asing dengan nama pasar Papringan? Atau pernah mendengar dan ingin ke sana namun belum memiliki kesempatan?

img_title Inaugurasi Menu Sahur Ringkas, Enak dan Bikin Anak Lahap Telur Barendo ala Chef Devina Hermawan

Ya, Pasar Papringan merupakan pasar tradisional di tengah kebun bambu di Dusun Ngadiprono, Ngadimulyo, Kedu, Temanggung. Jika Anda ingin merasakan suasana belanja aneka kuliner di pasar tersebut, kini, tak perlu jauh-jauh ke Temanggung, karena di Jakarta ada sebuah restoran yang didesain mirip dengan Pasar Papringan di Temanggung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski tak mirip 100 persen, karena pasar Papringan yang asli terletak di tengah kebun bambu, tapi usaha restoran KAUM perlu diacungi jempol.

img_title 5 Ide Kencan Viral di TikTok untuk Hari Valentine di Jakarta, Dijamin Pasangan Makin Lengket

Pasar Papringan di Jakarta justru memiliki konsep, menyulap halaman asri menjadi menyerupai Pasar Papringan yang ada di Desa Ngadiprono, Kedu, Temanggung. Suasana pasarnya, seperti berada di sebuah kampung, tapi ada di tengah hiruk pikuk jantung kota Jakarta. Suasana ini, memberi kesan menyenangkan, seakan mengobati kerinduan akan kampung halaman.

Pasar Papringan

img_title Kuliner Unik Ramadhan, Soto Bebek Kurma

Makanan yang dijajakan dengan konsep gerobak cukup beragam, beberapa di antaranya merupakan resep makanan di desa Ngadiprono, seperti Bajingan yaitu berupa singkong yang direbus dalam gula merah dan santan, hingga makanan yang selalu dicari, aneka gorengan seperti tape goreng.

Sedangkan untuk hidangan utama terdapat dua pilihan yaitu Ngadimulyo, dengan isi Sate Ayam bumbu kacang, Ikan Goreng bumbu pesmol, Buncis obrak abrik, Kerupuk, Sambal, dan nasi putih. Untuk pilihan yang kedua adalah Temanggung, terdiri dari Sate Buntel acar rujak, Ikan goreng sambal kecombrang, Plecing kangkung, Kerupuk, Sambal, dan nasi putih.

Gorengan Pasar Papringan

Bukan hanya mengambil beberapa resep makanan yang dijajakan di pasar Papringan, tapi semua perlengkapan berjualan, papan nama, hingga produk mainan, hiasan diboyong langsung dari daerah asalnya, Temanggung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa lampu teplok yang ditempatkan disana menambah kesan kampung yang amat dirindukan, gerobak jualan, tempat makanan disajikan serta bangku-bangku di tengah taman, serta dibunyikannya kentongan sebagai penanda waktu berbuka puasa. Ini, tentu membuat suasana berbuka puasa semakin akrab dan menyenangkan.

"Saat bawa Pasar Papringan Go(w)es to KAUM, kami punya kesamaan visi, semua harus otentik, bahkan bambu, peralatan makan dibawa dari Temanggung, plang nama asli dari Papringan, semua asli," kata Brand Director Kaum Restaurant, Lisa Virgiano, di KAUM Restoran, Jakarta Pusat, 22 Mei 2018.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut