Tips Makan Enak Tanpa Khawatir Kolesterol Tinggi

Sate kambing.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Dody

VIVA – Siapa pun tentu senang menikmati makanan lezat. Apalagi, Indonesia kaya akan berbagai kuliner khas daerah dengan cita rasa yang memikat. Namun, sadarkah Anda bahwa di balik kelezatan makanan ada bahaya kolesterol jahat yang mengintai?

img_title Jika Dikonsumsi Pagi Hari untuk Sarapan, Makanan Ini Ternyata Bisa Bantu Turunkan Kolesterol

Kolesterol diketahui bisa menyebabkan berbagai penyakit berbahaya, misalnya penyakit jantung. Tapi kini bahaya itu bisa ditangkal dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung phytosterol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Phytosterol merupakan bahan alamiah dari tumbuhan yang memiliki keunggulan dapat mengendalikan kadar kolesterol terutama kolesterol jahat atau LDL," jelas DR dr Samuel Oetoro, MS, SpGK(K) dalam program Ayo Hidup Sehat di tvOne, Kamis, 20 Desember 2018.

img_title 4 Buah yang Bisa Membantu Menjaga Kesehatan Jantung, Tekanan Darah dan Kolesterol

Saat kita mengonsumsi bahan makanan yang mengandung kolesterol, ia akan masuk ke lambung kemudian turun ke usus. Di dalam usus, sebelum diserap, kolesterol harus bercampur dengan zat empedu dan zat lemak lainnya untuk membentuk suatu massa. Barulah kemudian kolesterol dapat diserap usus.

Namun, bila kita mengonsumsi phytosterol, ruang di dalam massa tersebut untuk kolesterol akan diisi dengan phytosterol sehingga kolesterol pun tidak terserap oleh dinding usus.

img_title Bukan Cuma Kolesterol, Ini yang Terjadi pada Pembuluh Darah saat Usia Makin Bertambah

"Usus tidak bisa membedakan. Dia melihat ada massa, dia serap. Akhirnya kolesterol menjadi sangat sedikit dan kadar kolesterol yang dibentuk oleh hati menurun," imbuh Samuel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mendapatkan hasil maksimal, saat akan makan makanan yang berpotensi mengandung kolesterol tinggi, harus dibarengi dengan phytosterol. Hasilnya, kolesterol tidak akan diserap oleh tubuh.

Dari berbagai penelitian terbukti bahwa dosis phytosterol yang dianjurkan adalah sekitar 1.500-3.000 miligran atau 1,5-3 gram. Ini adalah jumlah yang ideal untuk menurunkan kolesterol. (zho)

Kol goreng

Menkes Budi Peringatkan Bahaya Kol Goreng, Singgung Risiko Kanker dan Kolesterol

Kol goreng menjadi salah satu pelengkap favorit saat menyantap ayam atau lele penyet. Rasanya yang gurih dengan tekstur renyah membuat banyak orang suka.

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut