10 Makanan Khas Banjarmasin Ini Wajib Kamu Cicipi, Dijamin Bikin Nagih
- Twitter @tweetsgulfie
VIVA Kuliner – Makanan khas Banjarmasin wajib kamu coba saat berkunjung ke sana. Apa saja sih makanan khas Banjarmasin yang terkenal? Penasaran apa saja? Yuk simak artikel ini sampai habis karena VIVA telah merangkum beragam makanan khas Banjarmasin yang wajib kamu cicipi.
1. Soto Banjar
soto banjar limau kuit
Photo :
- U-Report
Makanan khas Banjarmasin yang satu ini wajib banget kamu coba saat berkunjung ke sana. Makanan berkuah ini memang sangat familiar, namun tentu ada perbedaan dengan makanan soto yang ada di daerah lain.
Soto banjar ini tidak menggunakan kunyit melainkan kayu manis. Hal ini yang membuat warnanya lebih tampak bening, tidak kekuningan seperti soto dari daerah lainnya.
Isiannya pun juga sangat beragam. Tak hanya soun dan suiran daging ayam, tetapi juga diberi tambahan perkedel dan irisan telur setengah matang. Isian ini menambah keunikan dari makanan khas Banjarmasin yang satu ini.
2. Sayur Kambang Tigarun
Sayur Kambang Tigarun
- Istimewa
Makanan khas Banjarmasin lainnya ada sayur kambang tigarun. Sayur kambang tigarun merupakan lalapannya orang Banjar yang saat ini cukup sulit ditemukan. Meski sudah langka, masih ada warung makan di Banjar yang menyajikan sayur kambang tigarun untuk warga sekitar atau wisatawan lokal.
Sayuran ini merupakan sayur musiman. Hanya Ketika kembangnya sudah mekar baru bisa dipetik dan diolah menjadi sayur. Sayuran ini berisikan berbagai bahan dari tanaman tinggarun, seperti daun, batang, dan bunganya.
Sebelum mencicipinya, kamu perlu tahu bahwa sayur kambang tigarun ini rasanya pahit sehingga tidak cocok untuk semua orang. Selain itu, aromanya juga sangat kuat sehingga bagi kamu yang sensitive terhadap makanan beraroma mencolok lebih baik urungkan niatnya untuk menikmati sayur langka ini.
3. Sop Mutiara
Sop Mutiara
- Twitter @PinkVizard
Makanan khas Banjarmasin lainnya ada sop mutiara. Makanan ini merupakan kuliner peranakan dari bangsa lain, tepatnya Tionghoa yang telah mengalami pengubahan rasa sehingga lebih sesuai dengan lidah masyarakat Indonesia.
Dalam budaya Tionghoa, sop mutiara biasanya hadir Ketika hari raya imlek. Selain imlek, sop mutiara juga biasa tersaji dalam wadah panci Ketika ada acara besar peranakan Tionghoa seperti pernikahan, ulang tahun, dan lainnya.